Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Serahkan Foto Hasil 'Photoshop', Pria Kena Hukuman 285 Bulan
Rabu, 28/07/2010 14:15 WIB

ilustrasi (flickr/cc/trialsanderrors)
Jakarta - Seorang penipu mencoba melakukan olah digital, alias 'photoshopping', untuk merayu hakim. Bukannya dapat keringanan, hukumannya malah jadi tambah berat gara-gara menyerahkan gambar itu sebagai bukti.
Daryl Simon punya reputasi buruk sebagai penipu. Ia terlibat dalam kasus pemalsuan kartu kredit, kepemilikan benda curian dan beberapa kasus lain dari 2006. Kabur dari tuntutan hukum, Simon sempat menyamar sebagai pesulap sebelum akhirnya tertangkap di 2008.
Saat ini, Simon sedang menjalani sidang untuk kasus-kasus penipuannya tersebut. Seperti dikutip detikINET dari DailyTech, Rabu (28/7/2010), Simon berusaha mengurangi masa hukumannya dari kasus-kasus tersebut. Caranya dengan membuktikan bahwa ia kerap terlibat sebagai sukarelawan di rumah sakit.
Kepada hakim bernama Stephen Robinson, Simon menampilkan foto dirinya sedang membantu pasien terapi fisik di rumah sakit. Selain itu ia juga menampilkan dirinya sedang membantu anak-anak sekolah belajar di sekolah.
Tapi apa mau dikata, penuntut menemukan bahwa dalam banyak foto itu pose Simon sebenarnya sama saja. Hanya latar belakangnya yang berubah. Bahkan ada beberapa foto yang nampak dibalik, dari menghadap kiri jadi ke kanan.
"Bukti bahwa gambar ini dimasukkan dan dibalik dapat dilihat dengan memperhatikan sebuah detil dari pakaiannya. Detil itu nampak di sisi kiri pada foto di atas, dan ada di sisi kanan pada foto di bawah," sebut pihak penuntut.
Lebih parah lagi, Simon ternyata juga memalsukan surat dari beberapa organisasi sosial untuk mendukung foto-foto tersebut.
Gara-gara adanya aksi 'photoshopping' tersebut, Simon mendapatkan hukuman penjara 285 bulan. Ini lebih berat 50 bulan dari hukuman maksimal yang seharusnya dikenakan padanya. Sang hakim pun menyebut Simon berusaha menipu pengadilan.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Daryl Simon punya reputasi buruk sebagai penipu. Ia terlibat dalam kasus pemalsuan kartu kredit, kepemilikan benda curian dan beberapa kasus lain dari 2006. Kabur dari tuntutan hukum, Simon sempat menyamar sebagai pesulap sebelum akhirnya tertangkap di 2008.
Saat ini, Simon sedang menjalani sidang untuk kasus-kasus penipuannya tersebut. Seperti dikutip detikINET dari DailyTech, Rabu (28/7/2010), Simon berusaha mengurangi masa hukumannya dari kasus-kasus tersebut. Caranya dengan membuktikan bahwa ia kerap terlibat sebagai sukarelawan di rumah sakit.
Kepada hakim bernama Stephen Robinson, Simon menampilkan foto dirinya sedang membantu pasien terapi fisik di rumah sakit. Selain itu ia juga menampilkan dirinya sedang membantu anak-anak sekolah belajar di sekolah.
Tapi apa mau dikata, penuntut menemukan bahwa dalam banyak foto itu pose Simon sebenarnya sama saja. Hanya latar belakangnya yang berubah. Bahkan ada beberapa foto yang nampak dibalik, dari menghadap kiri jadi ke kanan.
"Bukti bahwa gambar ini dimasukkan dan dibalik dapat dilihat dengan memperhatikan sebuah detil dari pakaiannya. Detil itu nampak di sisi kiri pada foto di atas, dan ada di sisi kanan pada foto di bawah," sebut pihak penuntut.
Lebih parah lagi, Simon ternyata juga memalsukan surat dari beberapa organisasi sosial untuk mendukung foto-foto tersebut.
Gara-gara adanya aksi 'photoshopping' tersebut, Simon mendapatkan hukuman penjara 285 bulan. Ini lebih berat 50 bulan dari hukuman maksimal yang seharusnya dikenakan padanya. Sang hakim pun menyebut Simon berusaha menipu pengadilan.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 16:20 WIB
Duh, Gampangnya Beli Ijazah Palsu di Internet
-
Selasa, 22/05/2012 13:25 WIB
Polisi Bongkar Pembuat Ijazah Palsu di www.ijazahaspal.com
-
Senin, 21/05/2012 12:49 WIB
Samsung Rayu Apple dengan Lisensi Silang
-
Minggu, 20/05/2012 11:08 WIB
Langgar Paten Microsoft, Ponsel Motorola Dicekal
-
Kamis, 17/05/2012 17:16 WIB
Kalah dari Apple, HTC Tunda Kapalkan Smartphone
-
Rabu, 16/05/2012 19:15 WIB
Polisi Gerebek Gudang Perakitan BlackBerry Ilegal di Pekanbaru
-
Rabu, 16/05/2012 14:10 WIB
Galaxy Tab Dicekal, Samsung: Klaim Apple Tak Berdasar!
-
Rabu, 16/05/2012 12:06 WIB
Wah! Apple Diizinkan Blokir Galaxy Tab
- Minggu, 27/05/2012 10:13 WIB
Telkomsel Bangun 1.600 BTS di Timur Indonesia
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
224 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
