Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Indonesia Habiskan Rp 450 Miliar untuk Solusi ERP
Selasa, 27/07/2010 17:45 WIB

Achmad Sunuadji Sofwan (rou/inet)
Jakarta - Seluruh perusahaan yang ada di Indonesia, jika ditotal dalam setahun bisa menghabiskan anggaran hingga Rp 450 miliar (US$ 50 juta) untuk mengadopsi sistem komputasi enterprise resource planning (ERP) beserta paket software-nya.
Data ini diungkap Chief Operation Officer PT Fujitsu Indonesia, Achmad Sunuadji Sofwan, usai memperkenalkan PRO-NES, solusi ERP khusus untuk sektor manufaktur, di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa (27/7/2010).
"Berdasarkan data terbaru dari lembaga riset IDC (International Data Corporation) market size dari adopsi solusi ERP di Indonesia mencapai US$ 40 juta hingga US$ 50 juta per tahunnya," ucap dia.
Solusi ERP yang digunakan untuk membantu bisnis proses perusahaan, kata dia, mayoritas digunakan oleh sektor industri manufaktur, perbankan, finansial, telekomunikasi, transportasi, pertambangan, serta minyak dan gas.
Fujitsu sendiri saat ini tengah fokus untuk menggarap sektor industri manufaktur dengan solusi ERP terbarunya. "Dalam setahun kami menargetkan solusi PRO-NES ini bisa menghasilkan US$ 500 ribu dari perusahaan kelas SMB (small medium business)," ungkap Achmad.
Vendor asal Jepang ini berani pasang target tinggi, karena menurut Achmad, solusi ERP yang ditawarkan perusahaannya dirancang spesifik untuk memenuhi kebutuhan industri manufaktur. Tidak bersaing head to head dengan raksasa penyedia solusi ERP lainnya seperti Oracle, SAP, dan Microsoft.
"Solusi ERP yang mereka tawarkan lebih general. Sedangkan kami lebih spesifik dan niche market," jelas Andi Hadinoto, ERP Solution Manager PT Fujitsu Indonesia.
Menurut dia, solusi ERP yang ditawarkan kepada pelanggan harus sesuai dengan kebutuhan bisnis. Sebab, jika tidak, maka investasi yang dikeluarkan akan percuma dan tidak kembali (return of investment/ROI).
"Manfaat dari investasi TI biasanya diukur dari tingkat utilisasi setelah sistem itu diimplementasikan. Tidak peduli betapa hebatnya sebuah sistem, jika orang tidak benar-benar menggunakannya di lapangan, perusahaan tidak akan mencapai ROI atas biaya yang sudah dikeluarkan," jelasnya.
Sementara menurut Achmad, Fujitsu yang berkiprah sejak 1995 lalu telah berhasil memikat lebih dari 300 perusahaan, di antaranya Telkom, Indosat, Toyota, Garuda Indonesia, dan Pertamina. "Kami coba membawa keberhasilan ERP dari Jepang untuk diterapkan di Indonesia," tandasnya.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Data ini diungkap Chief Operation Officer PT Fujitsu Indonesia, Achmad Sunuadji Sofwan, usai memperkenalkan PRO-NES, solusi ERP khusus untuk sektor manufaktur, di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa (27/7/2010).
"Berdasarkan data terbaru dari lembaga riset IDC (International Data Corporation) market size dari adopsi solusi ERP di Indonesia mencapai US$ 40 juta hingga US$ 50 juta per tahunnya," ucap dia.
Solusi ERP yang digunakan untuk membantu bisnis proses perusahaan, kata dia, mayoritas digunakan oleh sektor industri manufaktur, perbankan, finansial, telekomunikasi, transportasi, pertambangan, serta minyak dan gas.
Fujitsu sendiri saat ini tengah fokus untuk menggarap sektor industri manufaktur dengan solusi ERP terbarunya. "Dalam setahun kami menargetkan solusi PRO-NES ini bisa menghasilkan US$ 500 ribu dari perusahaan kelas SMB (small medium business)," ungkap Achmad.
Vendor asal Jepang ini berani pasang target tinggi, karena menurut Achmad, solusi ERP yang ditawarkan perusahaannya dirancang spesifik untuk memenuhi kebutuhan industri manufaktur. Tidak bersaing head to head dengan raksasa penyedia solusi ERP lainnya seperti Oracle, SAP, dan Microsoft.
"Solusi ERP yang mereka tawarkan lebih general. Sedangkan kami lebih spesifik dan niche market," jelas Andi Hadinoto, ERP Solution Manager PT Fujitsu Indonesia.
Menurut dia, solusi ERP yang ditawarkan kepada pelanggan harus sesuai dengan kebutuhan bisnis. Sebab, jika tidak, maka investasi yang dikeluarkan akan percuma dan tidak kembali (return of investment/ROI).
"Manfaat dari investasi TI biasanya diukur dari tingkat utilisasi setelah sistem itu diimplementasikan. Tidak peduli betapa hebatnya sebuah sistem, jika orang tidak benar-benar menggunakannya di lapangan, perusahaan tidak akan mencapai ROI atas biaya yang sudah dikeluarkan," jelasnya.
Sementara menurut Achmad, Fujitsu yang berkiprah sejak 1995 lalu telah berhasil memikat lebih dari 300 perusahaan, di antaranya Telkom, Indosat, Toyota, Garuda Indonesia, dan Pertamina. "Kami coba membawa keberhasilan ERP dari Jepang untuk diterapkan di Indonesia," tandasnya.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:48 WIB
m-Commerce Terus Melesat di Indonesia
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal
-
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
- Minggu, 27/05/2012 10:13 WIB
Telkomsel Bangun 1.600 BTS di Timur Indonesia
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
224 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
