detikinet

IBM Ingin Menyulap Kota-kota di Indonesia Agar 'Pintar'

Rachmatunisa - detikinet
Kamis, 22/07/2010 17:03 WIB

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Populasi penduduk yang kian padat menimbulkan tekanan dan masalah tersendiri bagi sebuah kota. International Business Machine (IBM) Indonesia pun berupaya membantu kota-kota di tanah Air menjadi smart city atau kota pintar sehingga dapat efektif, efisien dan nyaman bagi para penghuninya.

"Tingkat urbanisasi membuat penduduk kota semakin padat. Dampaknya, berbagai masalah timbul mulai dari kependudukan, air, akses komunikasi, transportasi,
layanan masyarakat dan masih banyak lagi. Hal ini mendorong IBM menawarkan sebuah konsep smart city bagi kota-kota tersebut," kata Presiden Direktur IBM Indonesia Suryo Suwignjo, dalam konferensi pers di hotel Shangri-La, Jakarta,Kamis (22/7/2010).

Sekilas, mendengar smart city terdengar terlalu muluk. Namun menurut Suryo, hal itu bukanlah sebuah konsep yang 'mengawang-awang' karena pada prinsipnya,
membuat sebuah kota menjadi nyaman untuk dihuni.

"Ini sederhana, menerapkan Infomasi dan Teknologi (IT) di segala infrastruktur perkotaan agar menjadi lebih efisien," ujarnya.

Dia memberi contoh untuk bidang kesehatan di Kanada, para manula disana dikenakan sebuah gelang yang memonitor kesehatan mereka dari jarak jauh sehingga tak perlu sering-sering check up ke dokter.

Di Indonesia, contohnya ada Surabaya yang bidang pendidikan, kesehatan, keamanan dan kependudukannya telah terkomputerisasi dan dimanfaatkan dengan baik oleh penduduknya.

Suryo berharap bisa mengubah kota-kota di Indonesia menjadi 'pintar'. "Inginnya sih sebanyak-banyaknya, tapi itu kan tergantung dari itikad Pemkot setiap kota itu sendiri. Saat ini kami terus mensosialisasikan. Nanti biasanya akan bertemu dengan orang-orang yang berminat bekerjasama mewujudkan konsep ini," katanya.

Dia menambahkan, di Indonesia sendiri kesadaran untuk mewujudkan smart city masih kurang. Sementara di negara-negara lain responsnya sudah cukup baik.

Selain di Indonesia, IBM juga mewujudkan smart city di Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Belanda, Australia dan Kanada. Harapan lebih besar yang ingin dicapai IBM yakni mewujudkan smart planet atau planet pintar.
( rns / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%