Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
IBM Ingin Menyulap Kota-kota di Indonesia Agar 'Pintar'
Kamis, 22/07/2010 17:03 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Populasi penduduk yang kian padat menimbulkan tekanan dan masalah tersendiri bagi sebuah kota. International Business Machine (IBM) Indonesia pun berupaya membantu kota-kota di tanah Air menjadi smart city atau kota pintar sehingga dapat efektif, efisien dan nyaman bagi para penghuninya.
"Tingkat urbanisasi membuat penduduk kota semakin padat. Dampaknya, berbagai masalah timbul mulai dari kependudukan, air, akses komunikasi, transportasi,
layanan masyarakat dan masih banyak lagi. Hal ini mendorong IBM menawarkan sebuah konsep smart city bagi kota-kota tersebut," kata Presiden Direktur IBM Indonesia Suryo Suwignjo, dalam konferensi pers di hotel Shangri-La, Jakarta,Kamis (22/7/2010).
Sekilas, mendengar smart city terdengar terlalu muluk. Namun menurut Suryo, hal itu bukanlah sebuah konsep yang 'mengawang-awang' karena pada prinsipnya,
membuat sebuah kota menjadi nyaman untuk dihuni.
"Ini sederhana, menerapkan Infomasi dan Teknologi (IT) di segala infrastruktur perkotaan agar menjadi lebih efisien," ujarnya.
Dia memberi contoh untuk bidang kesehatan di Kanada, para manula disana dikenakan sebuah gelang yang memonitor kesehatan mereka dari jarak jauh sehingga tak perlu sering-sering check up ke dokter.
Di Indonesia, contohnya ada Surabaya yang bidang pendidikan, kesehatan, keamanan dan kependudukannya telah terkomputerisasi dan dimanfaatkan dengan baik oleh penduduknya.
Suryo berharap bisa mengubah kota-kota di Indonesia menjadi 'pintar'. "Inginnya sih sebanyak-banyaknya, tapi itu kan tergantung dari itikad Pemkot setiap kota itu sendiri. Saat ini kami terus mensosialisasikan. Nanti biasanya akan bertemu dengan orang-orang yang berminat bekerjasama mewujudkan konsep ini," katanya.
Dia menambahkan, di Indonesia sendiri kesadaran untuk mewujudkan smart city masih kurang. Sementara di negara-negara lain responsnya sudah cukup baik.
Selain di Indonesia, IBM juga mewujudkan smart city di Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Belanda, Australia dan Kanada. Harapan lebih besar yang ingin dicapai IBM yakni mewujudkan smart planet atau planet pintar.
( rns / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Tingkat urbanisasi membuat penduduk kota semakin padat. Dampaknya, berbagai masalah timbul mulai dari kependudukan, air, akses komunikasi, transportasi,
layanan masyarakat dan masih banyak lagi. Hal ini mendorong IBM menawarkan sebuah konsep smart city bagi kota-kota tersebut," kata Presiden Direktur IBM Indonesia Suryo Suwignjo, dalam konferensi pers di hotel Shangri-La, Jakarta,Kamis (22/7/2010).
Sekilas, mendengar smart city terdengar terlalu muluk. Namun menurut Suryo, hal itu bukanlah sebuah konsep yang 'mengawang-awang' karena pada prinsipnya,
membuat sebuah kota menjadi nyaman untuk dihuni.
"Ini sederhana, menerapkan Infomasi dan Teknologi (IT) di segala infrastruktur perkotaan agar menjadi lebih efisien," ujarnya.
Dia memberi contoh untuk bidang kesehatan di Kanada, para manula disana dikenakan sebuah gelang yang memonitor kesehatan mereka dari jarak jauh sehingga tak perlu sering-sering check up ke dokter.
Di Indonesia, contohnya ada Surabaya yang bidang pendidikan, kesehatan, keamanan dan kependudukannya telah terkomputerisasi dan dimanfaatkan dengan baik oleh penduduknya.
Suryo berharap bisa mengubah kota-kota di Indonesia menjadi 'pintar'. "Inginnya sih sebanyak-banyaknya, tapi itu kan tergantung dari itikad Pemkot setiap kota itu sendiri. Saat ini kami terus mensosialisasikan. Nanti biasanya akan bertemu dengan orang-orang yang berminat bekerjasama mewujudkan konsep ini," katanya.
Dia menambahkan, di Indonesia sendiri kesadaran untuk mewujudkan smart city masih kurang. Sementara di negara-negara lain responsnya sudah cukup baik.
Selain di Indonesia, IBM juga mewujudkan smart city di Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Belanda, Australia dan Kanada. Harapan lebih besar yang ingin dicapai IBM yakni mewujudkan smart planet atau planet pintar.
( rns / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Minggu, 27/05/2012 10:34 WIB
Belanja Online Indonesia Capai 2,5 Juta Transaksi
-
Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Selasa, 22/05/2012 16:33 WIB
Ssstt... Harga Galaxy S II akan Dipangkas
- Senin, 21/05/2012 09:47 WIB
Mengintip Pesta Pernikahan Mark Zuckerberg
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Senin, 21/05/2012 15:47 WIB
5 Brand Raksasa yang Kalah Mahal dari Facebook
- Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
- Senin, 21/05/2012 12:14 WIB
Ini Dia Pengguna Pertama Galaxy S III di Indonesia
- Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
224 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
