Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kalah Bersaing, Nokia Ganti CEO?
Selasa, 20/07/2010 13:50 WIB

Olli-Pekka Kallasvuo (Ist.)
Jakarta - Produsen ponsel asal Finlandia, Nokia, dikabarkan bakal mencari chief executive officer baru. Langkah itu diambil setelah CEO mereka sekarang, Olli-Pekka Kallasvuo, tak kunjung berhasil menciptakan daya tarik di pasar ponsel pintar kelas atas.
Nokia yang terus berusaha menggenjot penjualan ponsel lebih dari produsen lain dilaporkan telah gagal bersaing dengan kemajuan rivalnya seperti Apple dan Google dalam pembuatan sistem operasi perangkat.
"Mereka serius dengan perubahan itu," ujar seorang sumber yang dekat dengan masalah ini. "Anggota dewan Nokia diminta membuat keputusan pada akhir bulan," tambahnya.
Dikutip detikINET dari Wall Street Journal, Selasa (20/7/2010), seorang CEO perusahaan teknologi di Amerika Serikat dikabarkan telah menolak pinangan Nokia karena tidak bersedia pindah ke Finlandia. Tak hanya itu, Nokia pun pernah terbang ke salah satu cabangnya di Amerika Serikat untuk mewawancarai kandidat lain.
Olli-Pekka yang menjabat CEO sejak 2006 sejatinya telah beberapa kali tersandung dalam upayanya menjaga keunggulan dari para pesaing. Pada bulan Mei, perusahaan Finlandia ini bahkan pernah me-reshuffle jajaran puncak pimpinan dan menciptakan unit khusus yang bertugas membuat smartphone.
Walau telah merilis versi baru Symbian dan menggandeng Intel dalam pembuatan sistem operasi MeeGo untuk ponsel pintar kelas atas. Para pengamat menyarankan bahwa Nokia perlu menciptakan sistem operasi perangkat lunak dan mencari pengembang aplikasi untuk bersaing dengan iPhone dan sistem operasi Android milik Google.
Nokia sendiri diperkirakan masih menguasai pasar ponsel dunia dengan market share 40%. Wilayah kekuasaannya antara lain berada di daratan Eropa dan sejumlah negara berkembang.
Namun masalahnya adalah, sebagian besar ponsel yang merajai wilayah-wilayah tersebut masih bermain di segmen harga murah alias low-end. Alhasil, kondisi ini berpengaruh terhadap kecilnya margin profit yang Nokia raih.
( feb / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Nokia yang terus berusaha menggenjot penjualan ponsel lebih dari produsen lain dilaporkan telah gagal bersaing dengan kemajuan rivalnya seperti Apple dan Google dalam pembuatan sistem operasi perangkat.
"Mereka serius dengan perubahan itu," ujar seorang sumber yang dekat dengan masalah ini. "Anggota dewan Nokia diminta membuat keputusan pada akhir bulan," tambahnya.
Dikutip detikINET dari Wall Street Journal, Selasa (20/7/2010), seorang CEO perusahaan teknologi di Amerika Serikat dikabarkan telah menolak pinangan Nokia karena tidak bersedia pindah ke Finlandia. Tak hanya itu, Nokia pun pernah terbang ke salah satu cabangnya di Amerika Serikat untuk mewawancarai kandidat lain.
Olli-Pekka yang menjabat CEO sejak 2006 sejatinya telah beberapa kali tersandung dalam upayanya menjaga keunggulan dari para pesaing. Pada bulan Mei, perusahaan Finlandia ini bahkan pernah me-reshuffle jajaran puncak pimpinan dan menciptakan unit khusus yang bertugas membuat smartphone.
Walau telah merilis versi baru Symbian dan menggandeng Intel dalam pembuatan sistem operasi MeeGo untuk ponsel pintar kelas atas. Para pengamat menyarankan bahwa Nokia perlu menciptakan sistem operasi perangkat lunak dan mencari pengembang aplikasi untuk bersaing dengan iPhone dan sistem operasi Android milik Google.
Nokia sendiri diperkirakan masih menguasai pasar ponsel dunia dengan market share 40%. Wilayah kekuasaannya antara lain berada di daratan Eropa dan sejumlah negara berkembang.
Namun masalahnya adalah, sebagian besar ponsel yang merajai wilayah-wilayah tersebut masih bermain di segmen harga murah alias low-end. Alhasil, kondisi ini berpengaruh terhadap kecilnya margin profit yang Nokia raih.
( feb / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)


