Ahli perangkat lunak YouTube John Harding menilai, masih banyak fitur yang memerlukan plug-in Adobe untuk bekerja dengan baik. Seperti fitur penting yang dijalankan YouTube dan hanya bisa diputar dengan Flash.
Sementara HTML5 dikatakan hanya menyediakan akses langsung ke video, namun belum bisa secara dinamis menyesuaikan video untuk menampilkan pelayanan apik YouTube.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Kuan Yong selaku Platform Produk Manajer YouTube menambahkan bahwa perusahaannya tetap mengupayakan agar video YouTube berjalan di HTML5. Meski begitu, aplikasi Flash tetap tak akan ke mana-mana.
"Flash adalah satu-satunya mekanisme yang paling memungkinkan situs web untuk menjalankan konten dari situs lain," tegas Yong, dikutip detikINET dari Information Week, Kamis (1/7/2010).
(feb/ash)