Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
90.000 UKM Diberdayakan Lewat Teknologi
Jumat, 18/06/2010 07:42 WIB

ilustrasi (ist)
Jakarta - Para pebisnis skala usaha kecil dan menengah (UKM) sejatinya punya banyak kesempatan untuk membesarkan usahanya jika mereka tak dipusingkan dengan besarnya pengeluaran biaya penunjang bisnis seperti teknologi informasi (TI).
Menurut Slamet Riyadi, EGM Telkom Divisi Business Services (DBS), TI sebenarnya sangat diperlukan bagi kalangan UKM untuk membantu proses bisnis mereka agar lebih baik lagi. Namun, kendala keuangan yang terbatas membuat UKM lebih suka mencatatkan transaksi bisnisnya secara manual.
"UKM tak akan habis-habisan untuk business supporting, tentu mereka hanya akan all out untuk core business saja. Itu sebabnya mereka perlu dibantu dengan ketersediaan layanan TI yang tidak memberatkan mereka," jelasnya kepada detikINET, Jumat (18/6/2010).
Langkah untuk memberdayakan UKM dengan TI pun mulai digiatkan Telkom melalui unit bisnis DBS yang dipimpin Slamet. Tercatat hingga pertengahan Juni ini, Telkom DBS sudah memberdayakan 90.000 UKM dengan layanan TI cloud computing yang bisa menghemat biaya investasi dan operasional secara signifikan.
"Mereka (UKM) terus-terusan kami beri pelatihan dan konsultasi tentang bagaimana memperkuat bisnis utama mereka dengan memanfaatkan TI. Upaya ini kami giatkan supaya UKM di Indonesia juga bisa maju seperti UKM di Korea yang kini tumbuh pesat," kata Slamet.
Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, sekitar 30-35 juta UKM di Indonesia diperkirakan belum memanfaatkan keunggulan TI untuk menunjang keberlangsungan bisnis usahanya. Kebanyakan operasional UKM masih menggunakan sistem manual.
Meskipun masih kecil yang dilayani Telkom, namun perlahan angka itu terus tumbuh. Bukan tidak mungkin dalam lima tahun ke depan, seluruh UKM di Indonesia mulai terbiasa menggunakan TI sebagai tulang punggung penopang lini bisnisnya.
Langkah untuk memberdayakan koperasi dan UKM hingga ke seluruh pelosok desa di Indonesia, didukung penuh oleh Dewan Pengurus Pusat Karang Taruna yang baru. Peran Karang Taruna dinilai sangat strategis untuk memajukan daerah karena organisasi ini memiliki jaringan di semua desa dan kelurahan di Tanah Air.
"Kami akan membuka kerja sama dengan berbagai pihak termasuk swasta dengan bertumpu pada potensi di setiap daerah yang berbeda satu dengan yang lain," ujar Ketua Umum Karang Taruna yang baru, Taufan EN Rotorasiko.
Taufan terpilih menjadi Ketua umum Karang Taruna menggantikan Doddy Susanto dalam ajang Temu Karya Nasional (TKN) VI. TKN VI Karang Taruna dibuka oleh Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial, Rusli Wahid, dan dihadiri oleh 33 Dewan Pengurus Wilayah Karang taruna tingkat provinsi.
Berdasarkan catatan, hingga Juni 2009, koperasi di Indonesia telah berjumlah 166.155 unit dengan permodalan koperasi aktif yang terdiri dari modal sendiri Rp 27,27 triliun dan modal luar Rp 36,25 triliun dengan nilai volume usaha Rp 55,26 triliun.
Sedangkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2009 mencatat jumlah UKM di Indonesia sebanyak 520.220 unit. Diperkirakan akan ada 600.000 pelaku UKM baru pada 2010. Sementara dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan sejak Januari 2008-Januari 2010 sekitar 17,541 triliun rupiah untuk 2,4 juta debitur.
( rou / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Menurut Slamet Riyadi, EGM Telkom Divisi Business Services (DBS), TI sebenarnya sangat diperlukan bagi kalangan UKM untuk membantu proses bisnis mereka agar lebih baik lagi. Namun, kendala keuangan yang terbatas membuat UKM lebih suka mencatatkan transaksi bisnisnya secara manual.
"UKM tak akan habis-habisan untuk business supporting, tentu mereka hanya akan all out untuk core business saja. Itu sebabnya mereka perlu dibantu dengan ketersediaan layanan TI yang tidak memberatkan mereka," jelasnya kepada detikINET, Jumat (18/6/2010).
Langkah untuk memberdayakan UKM dengan TI pun mulai digiatkan Telkom melalui unit bisnis DBS yang dipimpin Slamet. Tercatat hingga pertengahan Juni ini, Telkom DBS sudah memberdayakan 90.000 UKM dengan layanan TI cloud computing yang bisa menghemat biaya investasi dan operasional secara signifikan.
"Mereka (UKM) terus-terusan kami beri pelatihan dan konsultasi tentang bagaimana memperkuat bisnis utama mereka dengan memanfaatkan TI. Upaya ini kami giatkan supaya UKM di Indonesia juga bisa maju seperti UKM di Korea yang kini tumbuh pesat," kata Slamet.
Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, sekitar 30-35 juta UKM di Indonesia diperkirakan belum memanfaatkan keunggulan TI untuk menunjang keberlangsungan bisnis usahanya. Kebanyakan operasional UKM masih menggunakan sistem manual.
Meskipun masih kecil yang dilayani Telkom, namun perlahan angka itu terus tumbuh. Bukan tidak mungkin dalam lima tahun ke depan, seluruh UKM di Indonesia mulai terbiasa menggunakan TI sebagai tulang punggung penopang lini bisnisnya.
Langkah untuk memberdayakan koperasi dan UKM hingga ke seluruh pelosok desa di Indonesia, didukung penuh oleh Dewan Pengurus Pusat Karang Taruna yang baru. Peran Karang Taruna dinilai sangat strategis untuk memajukan daerah karena organisasi ini memiliki jaringan di semua desa dan kelurahan di Tanah Air.
"Kami akan membuka kerja sama dengan berbagai pihak termasuk swasta dengan bertumpu pada potensi di setiap daerah yang berbeda satu dengan yang lain," ujar Ketua Umum Karang Taruna yang baru, Taufan EN Rotorasiko.
Taufan terpilih menjadi Ketua umum Karang Taruna menggantikan Doddy Susanto dalam ajang Temu Karya Nasional (TKN) VI. TKN VI Karang Taruna dibuka oleh Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial, Rusli Wahid, dan dihadiri oleh 33 Dewan Pengurus Wilayah Karang taruna tingkat provinsi.
Berdasarkan catatan, hingga Juni 2009, koperasi di Indonesia telah berjumlah 166.155 unit dengan permodalan koperasi aktif yang terdiri dari modal sendiri Rp 27,27 triliun dan modal luar Rp 36,25 triliun dengan nilai volume usaha Rp 55,26 triliun.
Sedangkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2009 mencatat jumlah UKM di Indonesia sebanyak 520.220 unit. Diperkirakan akan ada 600.000 pelaku UKM baru pada 2010. Sementara dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan sejak Januari 2008-Januari 2010 sekitar 17,541 triliun rupiah untuk 2,4 juta debitur.
( rou / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:48 WIB
m-Commerce Terus Melesat di Indonesia
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal
-
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
223 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
59 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
