detikinet

Setelah Twitter, Hugo Chavez Rambah Blog

Rachmatunnisa - detikinet
Rabu, 26/05/2010 10:51 WIB

Hugo Chavez (AFP)

Jakarta - Hugo Chavez kian eksis di dunia maya. Setelah membuat akun Twitter, Presiden Venezuela tersebut merambah dunia blog. Pekan ini, Chavez meluncurkan sebuah situs pribadi untuk mempublikasikan tulisannya.

"Blog ini merupakan bagian dari upaya memerangi orang yang menggunakan Internet untuk menyebarkan kebohongan," ujar Chavez seperti dikutip detikINET dari The Huffington Post, Rabu (26/5/2010).

Blog Chavez yang beralamat di www.chavez.org.ve itu menggunakan bahasa Spanyol. Isinya terbilang cukup banyak untuk ukuran blog yang baru diluncurkan. Di dalamnya berisi pidato Chavez, foto, video dan berita politik.

Sebelum membuat blog, Chavez yang dikenal pandai berpidato selama berjam-jam di televisi itu memutuskan bergabung di jejaring sosial Twitter. Sejak dibuat bulan lalu, akun bernama @chavezcandanga tersebut berhasil menarik 435.000 follower.

Eksistensi Chavez di dunia maya ibarat menjilat ludahnya sendiri. Seperti diketahui, sebelumnya Chavez sempat geram dengan kebebasan berinternet bahkan sempat melontarkan kritikan. "Internet tidak bisa lagi menjadi media yang terbuka. Semua negara harus memiliki aturan sendiri," ucap Chavez kala itu. Namun nyatanya, sebulan setelah melontarkan kritikan, Chavez memutuskan membuat akun Twitter dan kini merambah ke ranah blog.
( rns / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%