Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Lembaga Keuangan Mikro Sangat Dipengaruhi TI
Minggu, 23/05/2010 11:55 WIB

Ilustrasi (ist)
Jakarta - Untuk lebih memberdayakan masyarakat, regulasi Teknologi Informasi (TI) bagi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sangat dibutuhkan. Hal ini karena lembaga keuangan mikro di dunia juga dipengaruhi TI.
Dalam data Sharing Vision, sebuah lembaga riset telematika, menunjukkan bahwa kesuksesan lembaga keuangan mikro di dunia sangat dipengaruhi teknologi informasi. Beberapa bank skala mikro berhasil mensejajarkan diri dengan bank-bank besar karena menerapkan TI.
"Ambil contoh Grameen Bank cabang Koota, India yang menggunakan peranti lunak kode terbuka bernama MIFOS (Microfinance Opensource). Mereka menerapkan konsep web based management information system," ujar Dimitri Mahayana, Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, kepada detikINET, Sabtu (22/5/2010) petang.
Cara ini, sambungnya, memungkinkan antar cabang di Grameen Bank cabang Koota, India melakukan operasional perbankan secara real time, efisien, dan tidak kalah handal.
"Mereka hanya membutuhkan perangkat keras dengan spesifikasi rendah dan akses internet saja. MIFOS berhasil diinstalasi di 120 cabang kantor mencakup 280.000 klien. Tak kalah handal bukan?," katanya menerangkan.
Tak hanya itu, pria yang akrab dipanggil Pak Dim ini juga membeberkan contoh lainnya."Ada juga contoh sukses dari KIVA, lembaga mikro yang beroperasi di lebih dari 40 negara berkembang di dunia. Mereka menerapkan konsep pinjam-meminjam mikro secara online," katanya.
Dalam portalnya, lanjut Pak Dim, KIVA yang didirikan duo alumnus Stanford University ini, memiliki data ribuan pengusaha mikro yang siap memfasilitasi pemberian pinjaman kepada masyarakat kurang mampu.
"Karenanya, mengacu keberhasilan mereka, seharusnya diatur regulasi teknologi informasi khusus BPR. Agar ada pijakan hukum jelas, juga agar peran BPR di Indonesia bisa memberdayakan rakyat sebagaimana dilakukan Grameen Bank dan KIVA," tukasnya.
( afz / eno )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dalam data Sharing Vision, sebuah lembaga riset telematika, menunjukkan bahwa kesuksesan lembaga keuangan mikro di dunia sangat dipengaruhi teknologi informasi. Beberapa bank skala mikro berhasil mensejajarkan diri dengan bank-bank besar karena menerapkan TI.
"Ambil contoh Grameen Bank cabang Koota, India yang menggunakan peranti lunak kode terbuka bernama MIFOS (Microfinance Opensource). Mereka menerapkan konsep web based management information system," ujar Dimitri Mahayana, Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, kepada detikINET, Sabtu (22/5/2010) petang.
Cara ini, sambungnya, memungkinkan antar cabang di Grameen Bank cabang Koota, India melakukan operasional perbankan secara real time, efisien, dan tidak kalah handal.
"Mereka hanya membutuhkan perangkat keras dengan spesifikasi rendah dan akses internet saja. MIFOS berhasil diinstalasi di 120 cabang kantor mencakup 280.000 klien. Tak kalah handal bukan?," katanya menerangkan.
Tak hanya itu, pria yang akrab dipanggil Pak Dim ini juga membeberkan contoh lainnya."Ada juga contoh sukses dari KIVA, lembaga mikro yang beroperasi di lebih dari 40 negara berkembang di dunia. Mereka menerapkan konsep pinjam-meminjam mikro secara online," katanya.
Dalam portalnya, lanjut Pak Dim, KIVA yang didirikan duo alumnus Stanford University ini, memiliki data ribuan pengusaha mikro yang siap memfasilitasi pemberian pinjaman kepada masyarakat kurang mampu.
"Karenanya, mengacu keberhasilan mereka, seharusnya diatur regulasi teknologi informasi khusus BPR. Agar ada pijakan hukum jelas, juga agar peran BPR di Indonesia bisa memberdayakan rakyat sebagaimana dilakukan Grameen Bank dan KIVA," tukasnya.
( afz / eno )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal
-
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
-
Rabu, 23/05/2012 10:10 WIB
Motorola Resmi Jadi Milik Google
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

