Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Tips & Trik
Predator Online dan Kiat Menangkalnya
Kamis, 01/04/2010 09:21 WIB

predator internet (ist)
Jakarta - Predator online adalah seseorang yang berlagak ramah dan berusaha menjadi teman para pengguna internet anak-anak dan remaja. Namun sifat ramahnya itu menyimpan misi berbahaya, yakni demi memuaskan hasrat seksual mereka.
Para pelaku kejahatan ini biasanya beroperasi di chat room atau situs jejaring sosial macam Facebook dan MySpace. Modus yang mereka gunakan biasanya pertama kali adalah untuk meraih kepercayaan dari calon korbannya.
Segala hal mereka lakukan, mulai dari berbohong mengenai asal usulnya hingga berperilaku baik. Misalnya, pelaku sudah berumur 30 tahun, namun saat berkenalan di chat room ia mengaku sebagai remaja ABG berumur 17 tahun. Kebohongannya itu bahkan dipertegas dengan foto di accountnya yang memajang foto remaja 17 tahun yang tampan.
Nah, hal inilah yang kadang kurang diwaspadai calon korban. Mereka sudah terlebih dulu terlena dengan sosok palsu si predator tersebut yang digambarkan dengan sosok yang tampan dan keren, layaknya impian para remaja wanita.
Namun awas, ketika korban sudah termakan bujuk rayu sang predator, maka langkah selanjutnya adalah ia akan dirayu untuk memuaskan hasrat seksual pelaku. Mulai dari diminta untuk mengirimkan foto atau berpose tak senonoh via webcam hingga diajak untuk kopi darat untuk melakukan hubungan intim.
Ya, begitulah tindak tanduk kotor dari sang predator. Dengan memanfaatkan kelengahan korban, ia bisa menyebabkan berbagai hal mengenaskan.
Untuk itu diperlukan perhatian orangtua menanggapi hal ini. Berikut adalah kiat bagi para orangtua dalam menjaga buah hatinya dari predator online yang dikutip detikINET dari Internet Safety, Kamis (1/4/2010):
1. Bicaralah dengan anak Anda tentang geliat predator online ini. Beri pengertian anak mengenai ancaman yang ditebarnya. Sebab bisa saja, anak Anda tengah atau pernah menjadi target sang predator.
2. Bekali anak Anda cara menghadapi rayuan dari predator online. Tegaskan kepada anak untuk tidak takut untuk menendang alias memblok pengguna internet yang membuat mereka tidak nyaman.
3. Tempatkanlah komputer di lokasi yang ramai lalu lalang orang di rumah, jangan di tempat yang sepi. Buat kondisi agar pengguna rumah dapat mengawasi kegiatan online anak.
4. Hindari chat room. Memang tidak semua ajang ngobrol di chat room berisi hal-hal tidak baik. Namun bagi anak-anak rasanya kurang cocok. Jika Anda masih tetap ingin membiarkan anak-anak gabung ke chat room, pastikan bahwa forum interaksi dunia maya yang diikuti sang buah hati sudah dimoderasi.
5. Hati-hati dengan informasi di account Facebook dan MySpace. Pastikan bahwa profil atau halaman situs jejaring sosial anak Anda dalam kontrol sistem keamanan tinggi. Sebaiknya jangan memposting info diri dengan terlalu detail di account tersebut. Sebab, data pribadi itu bisa diakses oleh siapapun dan dapat pula dimanfaatkan untuk hal-hal tidak baik.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Para pelaku kejahatan ini biasanya beroperasi di chat room atau situs jejaring sosial macam Facebook dan MySpace. Modus yang mereka gunakan biasanya pertama kali adalah untuk meraih kepercayaan dari calon korbannya.
Segala hal mereka lakukan, mulai dari berbohong mengenai asal usulnya hingga berperilaku baik. Misalnya, pelaku sudah berumur 30 tahun, namun saat berkenalan di chat room ia mengaku sebagai remaja ABG berumur 17 tahun. Kebohongannya itu bahkan dipertegas dengan foto di accountnya yang memajang foto remaja 17 tahun yang tampan.
Nah, hal inilah yang kadang kurang diwaspadai calon korban. Mereka sudah terlebih dulu terlena dengan sosok palsu si predator tersebut yang digambarkan dengan sosok yang tampan dan keren, layaknya impian para remaja wanita.
Namun awas, ketika korban sudah termakan bujuk rayu sang predator, maka langkah selanjutnya adalah ia akan dirayu untuk memuaskan hasrat seksual pelaku. Mulai dari diminta untuk mengirimkan foto atau berpose tak senonoh via webcam hingga diajak untuk kopi darat untuk melakukan hubungan intim.
Ya, begitulah tindak tanduk kotor dari sang predator. Dengan memanfaatkan kelengahan korban, ia bisa menyebabkan berbagai hal mengenaskan.
Untuk itu diperlukan perhatian orangtua menanggapi hal ini. Berikut adalah kiat bagi para orangtua dalam menjaga buah hatinya dari predator online yang dikutip detikINET dari Internet Safety, Kamis (1/4/2010):
1. Bicaralah dengan anak Anda tentang geliat predator online ini. Beri pengertian anak mengenai ancaman yang ditebarnya. Sebab bisa saja, anak Anda tengah atau pernah menjadi target sang predator.
2. Bekali anak Anda cara menghadapi rayuan dari predator online. Tegaskan kepada anak untuk tidak takut untuk menendang alias memblok pengguna internet yang membuat mereka tidak nyaman.
3. Tempatkanlah komputer di lokasi yang ramai lalu lalang orang di rumah, jangan di tempat yang sepi. Buat kondisi agar pengguna rumah dapat mengawasi kegiatan online anak.
4. Hindari chat room. Memang tidak semua ajang ngobrol di chat room berisi hal-hal tidak baik. Namun bagi anak-anak rasanya kurang cocok. Jika Anda masih tetap ingin membiarkan anak-anak gabung ke chat room, pastikan bahwa forum interaksi dunia maya yang diikuti sang buah hati sudah dimoderasi.
5. Hati-hati dengan informasi di account Facebook dan MySpace. Pastikan bahwa profil atau halaman situs jejaring sosial anak Anda dalam kontrol sistem keamanan tinggi. Sebaiknya jangan memposting info diri dengan terlalu detail di account tersebut. Sebab, data pribadi itu bisa diakses oleh siapapun dan dapat pula dimanfaatkan untuk hal-hal tidak baik.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 15/05/2012 13:14 WIB
5 Kelakuan Pengguna BlackBerry yang Menyebalkan
-
Senin, 23/04/2012 13:15 WIB
9 Tips Ketika BlackBerry Lemot
-
Selasa, 10/04/2012 09:30 WIB
Tips & Trik
8 Jurus Menghadapi Keluhan Pelanggan di Twitter
-
Rabu, 14/03/2012 09:16 WIB
Tips & Trik
7 Tips Biar Tweet di Diretweet
-
Sabtu, 18/02/2012 10:30 WIB
Tips Mengelola Media Penyimpanan untuk UKM
-
Rabu, 15/02/2012 16:38 WIB
Pinterest, Bagaimana Memainkannya?
-
Selasa, 03/01/2012 15:28 WIB
Tips & Trik
6 Trik Menjaga Reputasi Perusahaan di Era Digital
-
Selasa, 03/01/2012 14:43 WIB
Tips & Trik
6 Kiat Melawan Kecanduan Ponsel
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

