detikinet

BTel Tak Takut Kehabisan Pelanggan Mobile Broadband

Andrian Fauzi - detikinet
Sabtu, 20/03/2010 15:03 WIB

Ilustrasi (inet)

Jakarta - Walaupun terkesan terlambat panas menyambut pasar mobile broadband, Bakrie Telecom tidak khawatir kehabisan pelanggan. Pasar yang terus tumbuh serta tipikal pelanggan yang tidak loyal membuka harapan bagi operator CDMA tersebut.

BTel sebenarnya bukan pemain baru di bisnis mobile broadband. Layanan mereka -- Wimode -- sudah hadir jauh sebelum gegap gempita akses broadband belakangan ini. Namun sayangnya Wimode tenggelam.

Saat ini BTel mengaku tengah menyiapkan jurus baru di layanan mobile broadbandnya. Seperti yang diungkapkan oleh EVP Sales Bakrie Telecom, Irfandi Firmansyah saat berbincang dengan detikINET.

"Telat itu relatif. Lihat saja saat ATM pertama kali keluar, bukan BCA yang punya tapi Niaga. Nah sekarang bisa dilihat, ATM BCA lebih banyak daripada Niaga. Jadi yang jelas adalah bagaimana akselerasi dan kontinuitasnya," ungkapnya.

Irfandi mengaku optimistis dengan kehadiran jurus baru BTel tersebut. Sebab saat ini pertumbuhan pelanggan broadband sangat pesat. Ditambah dengan suplai yang selalu dirasa kurang ketimbang permintaannya.

"Bicara broadband itu sama dengan bicara infrastruktur. Kita kuatkan dulu ini. Dan sampai saat ini antara supply dengan demand, masih tinggi demand," pungkasnya.

( afz / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%