Satu hal yang menarik dari data tersebut adalah adanya peningkatan persentase varian software open source yang 'akur' dengan Windows. Padahal di tahun 2005 software yang 'akur' tersebut, hanya berjumlah 72%.
"Dari jumlah tersebut, ada kurang lebih 350.000 project open source yang memang tidak kompatibel dengan Windows," ujar Scott Collison Senior Director of
Platform Strategy Microsoft, seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Minggu (14/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
pengguna Windows. Menurut Collison, hal itu mengindikasikan bahwa kini pengembang telah berfikir efektivitas memanajemen runtimes serta ketersediaan
bahasa scripting.
Lebih lanjut djelaskan bahwa kini 23 dari 25 jenis program open source yang paling sering diunduh di SourceForge, dapat berjalan di Windows.
"Menarik memang, riset kami mengungkap bahwa Windows adalah satu-satunya sistem operasi yang dapat menjalankan aplikasi 10 top-download di SourceForge," tambah
Collison.
(fw/faw)