Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Sony Disomasi Sony
Sony Indonesia Tunggu Klarifikasi Tokyo
Sabtu, 13/03/2010 16:36 WIB

logo sony-ak.com
Jakarta - Pihak Sony Indonesia sadar, dampak dari kasus antara Sony Corp. terhadap blogger bernama Sony AK, akan menimbulkan krisis pencitraan yang berdampak buruk terhadap kelangsungan bisnis raksasa elektronik tersebut di Indonesia.
Itu sebabnya, kantor perwakilan Sony di Indonesia buru-buru meminta respon dan klarifikasi langsung atas kasus ini dari kantor pusatnya di Tokyo, Jepang.
"Kami kemarin sudah menghubungi headquarter dan sekarang masih dalam posisi menunggu kabar dari Tokyo. Kami belum bisa memberi pernyataan," kata Rini F Hasbi, Senior Manager Head of Marketing Communications Sony Indonesia kepada detikINET, Sabtu (13/3/2010).
Pihak Sony Indonesia, seperti dituturkan dia, justru baru tahu kabar tentang maraknya kasus sengketa nama domain "Sony" ini dari berbagai pemberitaan di media massa dan penyebaran informasi melalui situs jejaring internet.
"Kami sadar di dunia world wide web ini arus informasi begitu cepat menyebar. Namun kami juga belum bisa menyatakan apa-apa karena harus terlebih dulu mendengar langsung klarifikasinya dari pusat," terang Rini.
Atas gugatan yang dilayangkan Sony Corp kepada Sony AK melalui kuasa hukumnya di Indonesia--Hadiputranto, Hadinoto & Partners--Rini juga mengaku tidak tahu sama sekali akan hal itu, termasuk isi dari somasinya. "Kami belum pernah berhubungan dengan mereka," lanjut dia.
Rini pun tak bisa memberi komentar soal kemungkinan bisa diboikotnya produk-produk elektronik yang dipasarkan Sony di Indonesia. "Kami belum bisa beri jawaban sebelum mendapat update dari pusat. Mungkin mereka agak lama (memberi klarifikasi) karena terpotong week end," jelasnya.
Ihwal kasus ini bermula ketika seorang teknoblogger Indonesia yang bernama Sony Arianto Kurniawan (sony-ak.com) disomasi oleh Sony Corp lantaran nama "Sony" yang melekat di situs pribadinya itu. Sony Corp ketakutan, kalau-kalau situs dengan embel-embel "Sony" itu disalahgunakan dan bisa merusak merek dagangnya, meskipun kenyataannya tidak demikian.
Lantas, Sony AK yang menjadi korban dalam kasus ini, dihadapkan dengan dua pilihan sulit: melepas nama "Sony" atau diseret ke meja hijau oleh Sony Corp. Tak heran jika kemudian ia banjir dukungan--baik di dunia maya maupun dunia nyata--setelah muncul sebuah grup di Facebook dengan nama: "Sony, Jangan Renggut Nama Temanku!". Sejauh ini anggota grup itu sudah hampir 3.000 orang.
Jelas saja gelombang penolakan dan hujatan yang terus mengalir deras dan berseliweran di dunia maya membuat pihak Sony Indonesia ketar-ketir. Rini, meski tidak bisa berkomentar apa-apa, berharap kasus ini segera jernih seusai mendapat klarifikasi dari kantor pusat Sony di Jepang.
( rou / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Itu sebabnya, kantor perwakilan Sony di Indonesia buru-buru meminta respon dan klarifikasi langsung atas kasus ini dari kantor pusatnya di Tokyo, Jepang.
"Kami kemarin sudah menghubungi headquarter dan sekarang masih dalam posisi menunggu kabar dari Tokyo. Kami belum bisa memberi pernyataan," kata Rini F Hasbi, Senior Manager Head of Marketing Communications Sony Indonesia kepada detikINET, Sabtu (13/3/2010).
Pihak Sony Indonesia, seperti dituturkan dia, justru baru tahu kabar tentang maraknya kasus sengketa nama domain "Sony" ini dari berbagai pemberitaan di media massa dan penyebaran informasi melalui situs jejaring internet.
"Kami sadar di dunia world wide web ini arus informasi begitu cepat menyebar. Namun kami juga belum bisa menyatakan apa-apa karena harus terlebih dulu mendengar langsung klarifikasinya dari pusat," terang Rini.
Atas gugatan yang dilayangkan Sony Corp kepada Sony AK melalui kuasa hukumnya di Indonesia--Hadiputranto, Hadinoto & Partners--Rini juga mengaku tidak tahu sama sekali akan hal itu, termasuk isi dari somasinya. "Kami belum pernah berhubungan dengan mereka," lanjut dia.
Rini pun tak bisa memberi komentar soal kemungkinan bisa diboikotnya produk-produk elektronik yang dipasarkan Sony di Indonesia. "Kami belum bisa beri jawaban sebelum mendapat update dari pusat. Mungkin mereka agak lama (memberi klarifikasi) karena terpotong week end," jelasnya.
Ihwal kasus ini bermula ketika seorang teknoblogger Indonesia yang bernama Sony Arianto Kurniawan (sony-ak.com) disomasi oleh Sony Corp lantaran nama "Sony" yang melekat di situs pribadinya itu. Sony Corp ketakutan, kalau-kalau situs dengan embel-embel "Sony" itu disalahgunakan dan bisa merusak merek dagangnya, meskipun kenyataannya tidak demikian.
Lantas, Sony AK yang menjadi korban dalam kasus ini, dihadapkan dengan dua pilihan sulit: melepas nama "Sony" atau diseret ke meja hijau oleh Sony Corp. Tak heran jika kemudian ia banjir dukungan--baik di dunia maya maupun dunia nyata--setelah muncul sebuah grup di Facebook dengan nama: "Sony, Jangan Renggut Nama Temanku!". Sejauh ini anggota grup itu sudah hampir 3.000 orang.
Jelas saja gelombang penolakan dan hujatan yang terus mengalir deras dan berseliweran di dunia maya membuat pihak Sony Indonesia ketar-ketir. Rini, meski tidak bisa berkomentar apa-apa, berharap kasus ini segera jernih seusai mendapat klarifikasi dari kantor pusat Sony di Jepang.
( rou / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 16:20 WIB
Duh, Gampangnya Beli Ijazah Palsu di Internet
-
Selasa, 22/05/2012 13:25 WIB
Polisi Bongkar Pembuat Ijazah Palsu di www.ijazahaspal.com
-
Senin, 21/05/2012 12:49 WIB
Samsung Rayu Apple dengan Lisensi Silang
-
Minggu, 20/05/2012 11:08 WIB
Langgar Paten Microsoft, Ponsel Motorola Dicekal
-
Kamis, 17/05/2012 17:16 WIB
Kalah dari Apple, HTC Tunda Kapalkan Smartphone
-
Rabu, 16/05/2012 19:15 WIB
Polisi Gerebek Gudang Perakitan BlackBerry Ilegal di Pekanbaru
-
Rabu, 16/05/2012 14:10 WIB
Galaxy Tab Dicekal, Samsung: Klaim Apple Tak Berdasar!
-
Rabu, 16/05/2012 12:06 WIB
Wah! Apple Diizinkan Blokir Galaxy Tab
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

