detikinet

Sony Somasi Sony

Somasi Sony Bisa Pancing Reaksi Negatif Masyarakat

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Jumat, 12/03/2010 14:59 WIB

Screenshot Situs Sony Global

Jakarta - Sony Corp mensomasi seorang blogger bernama Sony Arianto Kurniawan karena menggunakan nama domain Sony-AK.com. Menurut praktisi hukum hak cipta, Donny A. Sheyoputra, pendekatan somasi bisa memancing reaksi negatif.

Donny mengatakan, langkah somasi memang tidak menyalahi hukum. Namun, juga mesti disesuaikan dengan kultur masyarakat Indonesia. Karena jika dilakukan secara keras, masyarakat bisa bersikap menentang, jadi lebih baik menggunakan pendekatan secara halus.

"Dalam pendaftaran nama domain memang berlaku prinsip first come first serve, jadi siapa yang mendaftar pertama dialah yang berhak. Namun, dalam kasus Sony AK ini tidak harus melalui somasi. Somasi dimungkinkan tapi bisa ditempuh dengan teguran halus, musyawarah mufakat," ujar praktisi hukum hak cipta, Donny A. Sheyoputra melalui telepon kepada detikINET, Jumat (12/3/2010).

Teguran halus yang dimaksud Donny adalah penyelesaian masalah secara baik-baik. Misalnya peninjauan ulang nama domain, apakah nama itu akan diubah atau dibeli Sony atau bisa juga di-suspend ke host-nya.

"Karena jika masalah ini masih dalam ranah sengketa domain, belum masuk sengketa merek, berarti kental dengan nuansa perdata. Sony AK tidak bisa dengan gampang dituding salah dengan hanya menggunakan nama domain yang merupakan namanya sendiri, tidak ada itikad untuk mencuri," tambah Donny.
( faw / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%