detikinet

Crysis 2 Lebih 'Ringan' dari Versi Terdahulu

Trisno Heriyanto - detikinet
Kamis, 11/03/2010 10:47 WIB

Cysis 2

Jakarta - Crysis, merupakan game First Person Shooter (FPS) yang cukup penomenal. Selain memiliki kualitas grafis yang ciamik, game besutan Crytek itu pun kerap dijadikan barometer untuk mengukur kemampuan salah satu perangkat komputer.

Maklum, game yang telah dirilis pada tahun 2007 tersebut, membutuhkan spesikasi komputer yang cukup tangguh untuk menjalankannya dengan mulus. Bahkan kartu grafis terbaik kala itu pun belum sanggup menaklukan Cysis.

Dalam Crysis 2, hal itu mungkin tidak akan dijumpai kembali. Director of Global Business Development Crytek, Carl Jones, mengatakan bahwa dengan penggunaan CryENGINE 3 pada game ini tidak membuatnya membutuhkan spesikasi komputer yang tinggi.

Hal tersebut memang benar adanya, pasalnya CryENGINE 3 memang sengaja dirancang untuk dapat digunakan oleh berbagai jenis platform game, baik konsol atau pun komputer. Tidak seperti versi sebelumnya, CryENGINE 2, yang hanya dapat dimainkan melalui komputer.

Belum ada detail lebih lanjut mengenai game ini, yang jelas Crysis 2 bakal beraksi di New York dengan penggunakan perlengkapan yang lebih canggih, Nanosuit 2.

Seperti dikutip detikINET dari Tom's Hardware, Kamis (11/3/2010), game ini pun dijadwalkan rilis pada kuartal ketiga 2010 untuk Xbox 360, PS3, dan PC.



( eno / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%