Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Laba Anjlok 20%, Indosat Tetap Optimistis
Senin, 08/03/2010 18:38 WIB

Gedung Indosat (dadan/detikfinance)
Jakarta - Kinerja Indosat kurang bersinar pada 2009 lalu. Pendapatan usaha turun 1,4% dan laba bersih anjlok 20%. Meski demikian, manajemen masih optimistis mengingat tren positif yang diraih pada kuartal ketiga dan keempat tahun lalu.
Dalam laporan keuangannya tercatat, pendapatan usaha 2009 turun 1,4% menjadi Rp 18,393 triliun di akhir tahun lalu dibanding tahun sebelumnya Rp 18,659,1
triliun. Penurunan besar-besaran juga terjadi pada laba bersih yang anjlok 20,2%, dari Rp 1,878,5 triliun menjadi Rp 1,498,2 triliun.
Penurunan lain juga terjadi pada Earning Before Income Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) sebesar Rp 8,774,4 triliun. Turun 5,6% dibanding tahun sebelumnya, Rp 9,289,2 triliun. Ini berujung pada EBITDA margin 2009 hanya sekitar 47,7% atau turun 2,1% dibanding 2008 sebesar 49,8 persen.
Dari sisi jumlah pelanggan seluler, Indosat juga tak bisa menahan laju penurunan jumlah pelanggan. Dari akhir tahun 2008 sebanyak 36,5 juta pelanggan, di akhir tahun berikutnya, pelanggan Indosat malah merosot 9,3% menjadi 33,1 juta pelanggan.
Anjloknya jumlah pelanggan sedikit terbantu dengan raihan positif di kuartal keempat dengan tambahan 4,4 juta pelanggan. Sebelumnya, di kuartal satu dan dua tahun lalu, Indosat sempat menghanguskan kurang lebih 6 juta pelanggan yang dianggap tidak produktif.
"Kami telah memperlihatkan perbaikan dalam parameter operasional maupun keuangan, di mana telah mulai menunjukkan hasilnya sejak triwulan ketiga, dan berlanjut hingga akhir tahun 2009," sergah President Director dan CEO Indosat Harry Sasongko dalam keterangannya, Senin (8/3/2010).
Menurutnya, perbaikan-perbaikan positif menjadi bukti nyata atas kekuatan Indosat untuk mampu mengimplementasikan strategi berdasarkan pelanggan yang berkualitas secara berimbang. "Tambahan 4,4 juta pelanggan selular dalam triwulan keempat tahun 2009 mendorong peningkatan pendapatan usaha selular lebih dari 12% dibandingkan triwulan sebelumnya," jelasnya.
Indosat merupakan operator dengan pangsa pasar terbesar kedua dengan jumlah pelanggan 33,1 juta. Posisinya masih jauh untuk mengejar Telkomsel yang memiliki 82 juta pelanggan. Namun kedudukannya mulai terancam XL yang menguntit dengan angka 31,4 juta.
Dibanding kedua operator tersebut, Indosat bisa dibilang paling suram kinerjanya. Telkomsel meraih pendapatan Rp 40 triliun pada 2009 lalu, naik 10% dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan XL pada tahun yang sama juga mampu mencetak laba Rp 1,7 triliun setelah mengalami kerugian Rp 15,109 miliar di tahun sebelumnya.
Peningkatan laba XL didukung oleh peningkatan pendapatan usaha 14% menjadi Rp 13,9 triliun di sepanjang 2009. EBITDA-nya juga meningkat 21% menjadi Rp 6,2 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan Telkomsel pada tahun 2010 ini menargetkan pertumbuhan pendapatan 10%.
( rou / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dalam laporan keuangannya tercatat, pendapatan usaha 2009 turun 1,4% menjadi Rp 18,393 triliun di akhir tahun lalu dibanding tahun sebelumnya Rp 18,659,1
triliun. Penurunan besar-besaran juga terjadi pada laba bersih yang anjlok 20,2%, dari Rp 1,878,5 triliun menjadi Rp 1,498,2 triliun.
Penurunan lain juga terjadi pada Earning Before Income Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) sebesar Rp 8,774,4 triliun. Turun 5,6% dibanding tahun sebelumnya, Rp 9,289,2 triliun. Ini berujung pada EBITDA margin 2009 hanya sekitar 47,7% atau turun 2,1% dibanding 2008 sebesar 49,8 persen.
Dari sisi jumlah pelanggan seluler, Indosat juga tak bisa menahan laju penurunan jumlah pelanggan. Dari akhir tahun 2008 sebanyak 36,5 juta pelanggan, di akhir tahun berikutnya, pelanggan Indosat malah merosot 9,3% menjadi 33,1 juta pelanggan.
Anjloknya jumlah pelanggan sedikit terbantu dengan raihan positif di kuartal keempat dengan tambahan 4,4 juta pelanggan. Sebelumnya, di kuartal satu dan dua tahun lalu, Indosat sempat menghanguskan kurang lebih 6 juta pelanggan yang dianggap tidak produktif.
"Kami telah memperlihatkan perbaikan dalam parameter operasional maupun keuangan, di mana telah mulai menunjukkan hasilnya sejak triwulan ketiga, dan berlanjut hingga akhir tahun 2009," sergah President Director dan CEO Indosat Harry Sasongko dalam keterangannya, Senin (8/3/2010).
Menurutnya, perbaikan-perbaikan positif menjadi bukti nyata atas kekuatan Indosat untuk mampu mengimplementasikan strategi berdasarkan pelanggan yang berkualitas secara berimbang. "Tambahan 4,4 juta pelanggan selular dalam triwulan keempat tahun 2009 mendorong peningkatan pendapatan usaha selular lebih dari 12% dibandingkan triwulan sebelumnya," jelasnya.
Indosat merupakan operator dengan pangsa pasar terbesar kedua dengan jumlah pelanggan 33,1 juta. Posisinya masih jauh untuk mengejar Telkomsel yang memiliki 82 juta pelanggan. Namun kedudukannya mulai terancam XL yang menguntit dengan angka 31,4 juta.
Dibanding kedua operator tersebut, Indosat bisa dibilang paling suram kinerjanya. Telkomsel meraih pendapatan Rp 40 triliun pada 2009 lalu, naik 10% dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan XL pada tahun yang sama juga mampu mencetak laba Rp 1,7 triliun setelah mengalami kerugian Rp 15,109 miliar di tahun sebelumnya.
Peningkatan laba XL didukung oleh peningkatan pendapatan usaha 14% menjadi Rp 13,9 triliun di sepanjang 2009. EBITDA-nya juga meningkat 21% menjadi Rp 6,2 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan Telkomsel pada tahun 2010 ini menargetkan pertumbuhan pendapatan 10%.
( rou / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal
-
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
-
Rabu, 23/05/2012 10:10 WIB
Motorola Resmi Jadi Milik Google
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

