Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Program Rp 1 Miliar BlackBerry Jaring PIN Kloningan?
Senin, 08/03/2010 11:43 WIB

BlackBerry Onyx (ash/inet)
Jakarta - Research in Motion baru saja meluncurkan program 'Jadilah Miliarder BlackBerry' dengan iming-iming hadiah Rp 1 miliar di Indonesia. Namun ada kekhawatiran yang muncul dari program menggiurkan ini, yakni untuk menjaring PIN kloningan.
Seperti diketahui, untuk mengikuti program tersebut pengguna BlackBerry harus melakukan registrasi serta mendaftarkan nomor PIN dan IMEI mereka.
Tentu bagi pengguna yang membeli handset BlackBerry di partner resmi RIM hal ini bukan suatu masalah, namun bagaimana bagi mereka yang membeli handset BlackBerry di toko-toko antah berantah?
Pasalnya, bisa saja pengguna tersebut tidak menyadari mengenai kesahihan PIN di BlackBerry-nya tersebut. Dianggapnya tidak membeli di pasar gelap, jadi seluruh isi BlackBerry-nya itu pun dianggap legal semua.
Padahal bisa saja, PIN yang disuntikkan di handset mereka itu hasil kloningan alias PIN buatan pihak lain -- bukan RIM -- yang bisa jadi sama atau sudah dimiliki oleh perangkat BlackBerry resmi lain.
"Nah, saya kan gak tahu nih PIN saya asli atau kloningan? Terus bagaimana jika ternyata itu kloningan tapi saya sudah terlanjur ikut program Rp 1 miliar-nya BlackBerry? Apakah nanti PIN saya bakal kena suspend?" tanya seorang pengguna BlackBerry kepada detikINET, Senin (8/3/2010).
Kekhawatiran pengguna BlackBerry yang tidak mau disebutkan namanya itu beralasan. Sebab bisa saja program yang katanya ingin mencari miliarder BlackBerry ini memiliki misi khusus untuk menjaring PIN kloningan yang memang masih wara-wiri di Indonesia.
Lalu bagaimana setelah itu? Bisa saja terjadi seperti yang dikhawatirkan pengguna tadi. PIN kloningan yang terjaring langsung 'dilumpuhkan' karena dianggap ilegal.
DetikINET sendiri sudah coba meminta klarifikasi ke perusahaan asal Kanada itu. Namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan jawaban.
( ash / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Seperti diketahui, untuk mengikuti program tersebut pengguna BlackBerry harus melakukan registrasi serta mendaftarkan nomor PIN dan IMEI mereka.
Tentu bagi pengguna yang membeli handset BlackBerry di partner resmi RIM hal ini bukan suatu masalah, namun bagaimana bagi mereka yang membeli handset BlackBerry di toko-toko antah berantah?
Pasalnya, bisa saja pengguna tersebut tidak menyadari mengenai kesahihan PIN di BlackBerry-nya tersebut. Dianggapnya tidak membeli di pasar gelap, jadi seluruh isi BlackBerry-nya itu pun dianggap legal semua.
Padahal bisa saja, PIN yang disuntikkan di handset mereka itu hasil kloningan alias PIN buatan pihak lain -- bukan RIM -- yang bisa jadi sama atau sudah dimiliki oleh perangkat BlackBerry resmi lain.
"Nah, saya kan gak tahu nih PIN saya asli atau kloningan? Terus bagaimana jika ternyata itu kloningan tapi saya sudah terlanjur ikut program Rp 1 miliar-nya BlackBerry? Apakah nanti PIN saya bakal kena suspend?" tanya seorang pengguna BlackBerry kepada detikINET, Senin (8/3/2010).
Kekhawatiran pengguna BlackBerry yang tidak mau disebutkan namanya itu beralasan. Sebab bisa saja program yang katanya ingin mencari miliarder BlackBerry ini memiliki misi khusus untuk menjaring PIN kloningan yang memang masih wara-wiri di Indonesia.
Lalu bagaimana setelah itu? Bisa saja terjadi seperti yang dikhawatirkan pengguna tadi. PIN kloningan yang terjaring langsung 'dilumpuhkan' karena dianggap ilegal.
DetikINET sendiri sudah coba meminta klarifikasi ke perusahaan asal Kanada itu. Namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan jawaban.
( ash / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Kamis, 26/04/2012 16:13 WIB
PimpMyBBM: Kumpulan Animasi Avatar untuk BBM
-
Jumat, 20/04/2012 15:21 WIB
iOS & Android Punya Instagram, BlackBerry Punya Instigram!
-
Rabu, 18/04/2012 10:54 WIB
Aplikasi Ini Bisa Mengunci BlackBerry via SMS
-
Rabu, 18/04/2012 10:12 WIB
BlackBerry Messenger Lakukan Penyegaran
-
Selasa, 13/03/2012 10:44 WIB
Aplikasi Penting Jika BlackBerry Anda Tertinggal
-
Jumat, 09/03/2012 16:13 WIB
Opera Mini Mendarat di BlackBerry App World
-
Selasa, 06/03/2012 09:39 WIB
Mencicipi Opera Mini Next 7.0 di BlackBerry
-
Rabu, 29/02/2012 10:22 WIB
TransJakarta Berjaya di Barcelona
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

