Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Laku Keras, Flexi Chatting Optimistis Sejuta Pelanggan
Rabu, 03/03/2010 12:55 WIB
Jakarta - Flexi Chatting laku keras dan sempat membuat Telkom kewalahan dalam memenuhi pasokan barang. Hanya dalam waktu dua bulan sejak peluncurannya, ponsel bundling murah-meriah ini telah laku terjual sebanyak 110 ribu unit.
Itu sebabnya, Telkom semakin optimistis Flexi Chatting mampu terserap lebih dari satu juta pelanggan hingga akhir 2010 nanti, jika melihat tingginya animo masyarakat kepada ponsel bundling tersebut.
"Tadinya, kami mengharapkan hingga akhir tahun ada satu juta pelanggan baru dari Hape Flexi Chatting ini. Tapi sepertinya target bisa tercapai lebih awal karena baru dua bulan saja sudah terjual 110 ribu unit," ungkap Deputy Commerce Telkom Flexi, Judi Achmadi, di sela Mega Bazaar, Jakarta, Rabu (3/3/2010).
Hape Flexi Chatting coba dikemas sesuai keinginan anak muda yang ingin mengekspresikan dirinya dalam situs jejaring sosial dengan desain atraktif dan biaya yang hemat. Dengan ponsel yang dibanderol mulai dari Rp 200 ribu itu, pelanggan Flexi bisa gratis menggunakan layanan instant messaging (IM), Facebook dan Twitter tanpa batas selama satu bulan pertama.
Lewat ponsel bundling, pelanggan Flexi juga dapat chatting dengan sesama pengguna Flexi lainnya dengan menggunakan Flexi Messenger yang juga berinterkoneksi dengan provider IM lainnya seperti Yahoo Messenger (YM) dan Google Talk (GTalk).
"Pelanggan hanya dikenakan biaya Rp 2.000 per minggu untuk chatting sepuasnya. Sedangkan untuk Facebook dan Twitter sepuasnya, masing-masing hanya dikenakan biaya Rp 1.000 per minggu," jelas Judi.
Paket bundling ini dilepas Flexi akhir Januari lalu dengan dua seri ZTE-S 130 dengan harga sekitar Rp 200 ribu dan ZTE-C366 yang dibanderol kisaran Rp 500 ribu. Total keduanya, hingga akhir Februari kemarin, telah terjual lebih dari 110.000 unit.
"Stok tahap pertama sudah terjual. Untuk memenuhi derasnya permintaan, kami harus menerapkan sistem indent. Namun jangan khawatir, stok yang kedua akan segera datang di bulan Maret ini," ungkapnya lebih lanjut.
Selain menggarap komunitas anak muda, Telkom Flexi juga berkonsentrasi menggarap komunitas formal lainnya seperti komunitas pekerja lewat Hape Flexi SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) dengan target dua juta pelanggan dan Hape Flexi Guru dengan target satu juta pelanggan.
Dengan fokus ini, kata Judi, diharapkan pelanggan Flexi lebih loyal karena mereka mempunyai ikatan emosional antara profesi dengan konten yang Flexi sediakan. "Ini bagian dari strategi Flexi yang tidak ingin terjebak dalam perang harga. Kami ingin menjadikan Flexi sebagai alat yang tidak sekadar hanya untuk bicara," jelasnya.
Telkom Flexi hingga akhir 2009 lalu telah memiliki 15,7 juta pelanggan. Sedangkan hingga akhir 2010 ini, layanan fixed wireless access yang ditunjang oleh sekitar 5000 unit infrastruktur base transceiver station (BTS) itu diharapkan mampu menggenapkan jumlah pelanggan sedikitnya menjadi 18 juta nomor.
( rou / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Itu sebabnya, Telkom semakin optimistis Flexi Chatting mampu terserap lebih dari satu juta pelanggan hingga akhir 2010 nanti, jika melihat tingginya animo masyarakat kepada ponsel bundling tersebut.
"Tadinya, kami mengharapkan hingga akhir tahun ada satu juta pelanggan baru dari Hape Flexi Chatting ini. Tapi sepertinya target bisa tercapai lebih awal karena baru dua bulan saja sudah terjual 110 ribu unit," ungkap Deputy Commerce Telkom Flexi, Judi Achmadi, di sela Mega Bazaar, Jakarta, Rabu (3/3/2010).
Hape Flexi Chatting coba dikemas sesuai keinginan anak muda yang ingin mengekspresikan dirinya dalam situs jejaring sosial dengan desain atraktif dan biaya yang hemat. Dengan ponsel yang dibanderol mulai dari Rp 200 ribu itu, pelanggan Flexi bisa gratis menggunakan layanan instant messaging (IM), Facebook dan Twitter tanpa batas selama satu bulan pertama.
Lewat ponsel bundling, pelanggan Flexi juga dapat chatting dengan sesama pengguna Flexi lainnya dengan menggunakan Flexi Messenger yang juga berinterkoneksi dengan provider IM lainnya seperti Yahoo Messenger (YM) dan Google Talk (GTalk).
"Pelanggan hanya dikenakan biaya Rp 2.000 per minggu untuk chatting sepuasnya. Sedangkan untuk Facebook dan Twitter sepuasnya, masing-masing hanya dikenakan biaya Rp 1.000 per minggu," jelas Judi.
Paket bundling ini dilepas Flexi akhir Januari lalu dengan dua seri ZTE-S 130 dengan harga sekitar Rp 200 ribu dan ZTE-C366 yang dibanderol kisaran Rp 500 ribu. Total keduanya, hingga akhir Februari kemarin, telah terjual lebih dari 110.000 unit.
"Stok tahap pertama sudah terjual. Untuk memenuhi derasnya permintaan, kami harus menerapkan sistem indent. Namun jangan khawatir, stok yang kedua akan segera datang di bulan Maret ini," ungkapnya lebih lanjut.
Selain menggarap komunitas anak muda, Telkom Flexi juga berkonsentrasi menggarap komunitas formal lainnya seperti komunitas pekerja lewat Hape Flexi SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) dengan target dua juta pelanggan dan Hape Flexi Guru dengan target satu juta pelanggan.
Dengan fokus ini, kata Judi, diharapkan pelanggan Flexi lebih loyal karena mereka mempunyai ikatan emosional antara profesi dengan konten yang Flexi sediakan. "Ini bagian dari strategi Flexi yang tidak ingin terjebak dalam perang harga. Kami ingin menjadikan Flexi sebagai alat yang tidak sekadar hanya untuk bicara," jelasnya.
Telkom Flexi hingga akhir 2009 lalu telah memiliki 15,7 juta pelanggan. Sedangkan hingga akhir 2010 ini, layanan fixed wireless access yang ditunjang oleh sekitar 5000 unit infrastruktur base transceiver station (BTS) itu diharapkan mampu menggenapkan jumlah pelanggan sedikitnya menjadi 18 juta nomor.
( rou / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
222 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
59 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
