detikinet

Onno Pernah Dikira Spammer Oleh Facebook

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Selasa, 23/02/2010 16:31 WIB

Onno Purbo (dok. pribadi)

Jakarta - Pakar TI sekaligus pegiat internet, Onno Widodo Purbo, ternyata pernah diblokir Facebook. Alasannya, mantan dosen ITB ini sempat dikira penyebar pesan sampah di situs jejaring sosial kenamaan tersebut.

"Saya pernah diblokir Facebook karena disangka spammer yang suka ngirim iklan," kata Onno dalam seminar internet sehat 'Antisipasi Penyalahgunaan Situs Jejaring sosial' bersama XL dan ICT Watch di FX Plaza Jakarta, Selasa (23/2/2010).

Ia menuturkan, kasus tersebut terjadi beberapa waktu lalu saat jumlah temannya di Facebook mendekati batas maksimal 5000 orang. "Karena sudah hampir 5000, saat itu saya hendak membuat Fan Page," katanya.

Nah, di saat bersamaan, Onno juga masih punya permohonan pertemanan (friend request) dari sekitar 1000 orang lagi. Ia pun akhirnya menyebarkan pesan kepada 1000 orang tersebut agar bergabung di Fan Page saja.

"Saya kirim pesan intinya minta maaf ke orang-orang tersebut karena account saya sudah penuh. Namun oleh Facebook saya malah disangka spammer," katanya.

Onno pun mengaku perlu waktu 10 hari untuk menyelesaikan kasus tersebut. Ia menceritakan kasus ini sebagai salah satu contoh dampak situs jejaring sosial yang tengah dikupas oleh ICT Watch bersama operator seluler XL Axiata, Asosiasi Warnet Indonesia (Awari), dan Komnas Perlindungan Anak.
( rou / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%