detikinet

Korsel Keluarkan Larangan Penggunaan Twitter

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Jumat, 19/02/2010 17:50 WIB

Twitter (ist)

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum Korsel (National Election Commission/ NEC) membatasi penggunaan Twitter menjelang pemilihan umum.

Kebijakan ini mengacu pada undang-undang pemilu yang melarang penggunaan poster, materi yang dicetak, video atau materi sejenis untuk kampanye hingga 180 hari sebelum hari pemungutan suara.

Penggunaan Twitter untuk kampanye dibatasi sekadar untuk bertukar pandangan masing-masing kandidat.

Pembatasan materi kampanye bertujuan untuk membatasi para kandidat yang berkantong tebal agar tidak jor-joran dalam kampanye untuk menarik simpati massa. Namun, pembatasan penggunaan Twitter menjelang pemilu itu menuai kritik.

"Tidak tepat menerapkan peraturan pemilu untuk Twitter," protes anggota parlemen dari partai Demokrat, Chung Dong-young, seperti detikINET kutip dari Reuters, Jumat (19/2/2010).

Dalam pemilu sebelumnya, NEC juga menuai protes karena memblokir penggunaan video klip atau video sharing. Namun, NEC bersikukuh tidak akan mengubah kebijakannya sampai undang-undang pemilu direvisi.
( faw / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%