Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
RPM Konten Bagai Produk Intelijen Masa Lalu
Kamis, 18/02/2010 18:20 WIB

ilustrasi (inet)
Jakarta - Aturan yang terlalu mengekang pada Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Konten Multimedia membuat gerah pelaku bisnis internet. Bahkan, aturan itu dianggap mengekang bagaikan aturan intelijen masa lalu.
RPM Konten, yang sedang menjadi kontroversi, dianggap terlalu mengekang kebebasan dan kreativitas pelaku internet. Hal itu dirasakan oleh Heru Nugroho selaku Managing Director Nusantara Online kepada detikINET, Kamis (18/2/2010).
Heru mengaku tim di balik game Nusantara Online saat ini khawatir akan terkena dampak aturan tersebut. "Kalau di game ada pemain yang menyampaikan kata-kata provokatif, apakah kami harus bertanggungjawab juga? Harus mengawasi semuanya satu per satu?" ujarnya.
Menurut Heru aturan yang tercermin dalam RPM Konten itu terlalu berlebihan. Bahkan ia tidak menolak jika aturan itu kemudian disamakan dengan gaya pengekangan pemerintah otoriter di masa lalu.
"Kalau waktu itu, mungkin kondisinya memang bisa dipahami. Kalau sekarang, katanya Indonesia baru? Ini sama saja balik lagi ke Indonesia lama, dan itu terbukti kreativitas jadi tumpul," tukas Heru.
Menurut Heru, jika sampai diterapkan, ia yakin akan muncul gerakan perlawanan. "Perlawanan itu pasti! Kalau di zaman Suharto meledaknya pada tahun 1998. Ini juga bisa jadi bakal ada perlawanan," ia menambahkan.
Di sisi lain Heru memahami bahwa aturan memang perlu ditegakkan dan dunia internet tanah air memang perlu disehatkan. Namun caranya, Heru menegaskan, harusnya lewat langkah persuasif.
Heru pun menyambut baik gerakan seperti Internet Sehat yang mendorong masyarakat untuk memahami cara memanfaatkan internet dengan baik. Seharusnya pemerintah bisa mendorong gerakan sosial seperti itu daripada melakukan upaya represif.
Setujukah Anda dengan RPM Konten Multimedia? Sampaikan dalam Pro-Kontra di detikINET.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
RPM Konten, yang sedang menjadi kontroversi, dianggap terlalu mengekang kebebasan dan kreativitas pelaku internet. Hal itu dirasakan oleh Heru Nugroho selaku Managing Director Nusantara Online kepada detikINET, Kamis (18/2/2010).
Heru mengaku tim di balik game Nusantara Online saat ini khawatir akan terkena dampak aturan tersebut. "Kalau di game ada pemain yang menyampaikan kata-kata provokatif, apakah kami harus bertanggungjawab juga? Harus mengawasi semuanya satu per satu?" ujarnya.
Menurut Heru aturan yang tercermin dalam RPM Konten itu terlalu berlebihan. Bahkan ia tidak menolak jika aturan itu kemudian disamakan dengan gaya pengekangan pemerintah otoriter di masa lalu.
"Kalau waktu itu, mungkin kondisinya memang bisa dipahami. Kalau sekarang, katanya Indonesia baru? Ini sama saja balik lagi ke Indonesia lama, dan itu terbukti kreativitas jadi tumpul," tukas Heru.
Menurut Heru, jika sampai diterapkan, ia yakin akan muncul gerakan perlawanan. "Perlawanan itu pasti! Kalau di zaman Suharto meledaknya pada tahun 1998. Ini juga bisa jadi bakal ada perlawanan," ia menambahkan.
Di sisi lain Heru memahami bahwa aturan memang perlu ditegakkan dan dunia internet tanah air memang perlu disehatkan. Namun caranya, Heru menegaskan, harusnya lewat langkah persuasif.
Heru pun menyambut baik gerakan seperti Internet Sehat yang mendorong masyarakat untuk memahami cara memanfaatkan internet dengan baik. Seharusnya pemerintah bisa mendorong gerakan sosial seperti itu daripada melakukan upaya represif.
Setujukah Anda dengan RPM Konten Multimedia? Sampaikan dalam Pro-Kontra di detikINET.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
222 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

