detikinet

Game Online Picu Kejahatan Cyber

Trisno Heriyanto - detikinet
Rabu, 17/02/2010 14:26 WIB

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Pesatnya penetrasi pemain game online di berbagai belahan dunia ternyata memancing para pelaku kejahatan di dunia maya untuk melancarkan aksinya.

China, merupakan salah satu negara dengan jumlah pengguna internet yang cukup banyak. Tercatat, Negeri Tirai Bambu tersebut memiliki jumlah pengguna internet aktif sebanyak 300 juta orang.

Tentunya, pengguna internet yang sedemikian besar juga tidak terlepas dari para pemain game online yang kian bertambah.

Konon, untuk melancarkan aksinya para peretas memanfaatkan kelemahan yang ada pada browser ataupun sistem operasi. Namun hal tersebut tidak lagi, menurut Microsoft penjahat di dunia maya kini banyak yang memanfaatkan game online.

"Di China, game online semakin populer dan hal itulah yang memicu para pelaku kejahatan untuk memanfaatkan game online sebagai alat mereka," ujar Jacqueline Peterson Jarvis, Microsoft Asia Pacific Regional Security & Privacy Lead.

Lalu bagaimana kerentanan yang ada di dalam browser ataupun sistem operasi? "Jumlah penyerangan melalui browser atau sistem operasi cenderung stabil, yang meningkat adalah penyerangan melalui aplikasi pihak ketiga," tambah Jarvis di Grand Hyatt Hotel, Rabu (17/2/2009).


( eno / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%