Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Indosat Tampik Isu Penggelembungan Pelanggan
Rabu, 17/02/2010 11:30 WIB

Gedung Indosat (Ist.)
Jakarta - Indosat menampik isu penggelembungan data jumlah pelanggan selulernya. Anak perusahaan Qatar Telecom itu mengaku telah melaporkan pencapaian jumlah pelanggan terakhir kepada otoritas bursa.
Menurut Group Head Corporate Communication Indosat, Adita Irawati, data mengenai jumlah pelanggan 2009 sebesar 33,1 juta adalah data yang telah dilaporkan secara resmi kepada Bapepam, Bursa Efek Indonesia dan New York Stock Exchange.
"Sehingga data tersebut adalah data resmi yang sudah melalui serangkaian penghitungan yang dilakukan berdasarkan prinsip Good Corporate Governance," jelasnya kepada detikINET, Rabu (17/2/2010).
Sebelumnya Indosat diberitakan mendapat terpaan isu penggelembungan data pelanggan seluler selama kuartal keempat 2009 lalu. Sejak menghanguskan enam juta pelanggan pada kuartal pertama dan kedua tahun itu, pelanggan Indosat melonjak drastis di akhir tahun.
Namun lonjakan jumlah pelanggan 4,4 juta hanya dalam satu kuartal tidak disertai dengan paparan kinerja keuangan perusahaan. Hal ini yang menimbulkan spekulasi adanya dugaan aksi penggelembungan data pelanggan.
"Adapun dugaan penggelembungan data oleh Indosat adalah sama sekali tidak benar. Indosat sebagai perusahaan public selalu tunduk pada ketentuan perundangan dan peraturan yang berlaku dengan selalu menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik," tampik Adita dalam klarifikasinya.
Indosat sendiri mengaku belum bisa menjabarkan soal laporan keuangannya karena tengah dalam masa silent period atau periode di mana perusahaan tidak dapat menyampaikan informasi mengenai kinerja perusahaan menjelang pengumuman kinerja oleh induk perusahaan di awal Maret 2010 mendatang.
Menurut Adita, hal itu adalah praktek yang umum dilaksanakan oleh perusahaan publik untuk menjaga kesetaraan penyebaran informasi kepada publik menjelang dilakukannya pengumuman kinerja perusahaan atau induk perusahaan atau karena adanya suatu corporate action.
"Adapun laporan kinerja yang lengkap baru bisa disampaikan pada bulan Maret 2010 mendatang," tandas sang juru bicara perusahaan.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Menurut Group Head Corporate Communication Indosat, Adita Irawati, data mengenai jumlah pelanggan 2009 sebesar 33,1 juta adalah data yang telah dilaporkan secara resmi kepada Bapepam, Bursa Efek Indonesia dan New York Stock Exchange.
"Sehingga data tersebut adalah data resmi yang sudah melalui serangkaian penghitungan yang dilakukan berdasarkan prinsip Good Corporate Governance," jelasnya kepada detikINET, Rabu (17/2/2010).
Sebelumnya Indosat diberitakan mendapat terpaan isu penggelembungan data pelanggan seluler selama kuartal keempat 2009 lalu. Sejak menghanguskan enam juta pelanggan pada kuartal pertama dan kedua tahun itu, pelanggan Indosat melonjak drastis di akhir tahun.
Namun lonjakan jumlah pelanggan 4,4 juta hanya dalam satu kuartal tidak disertai dengan paparan kinerja keuangan perusahaan. Hal ini yang menimbulkan spekulasi adanya dugaan aksi penggelembungan data pelanggan.
"Adapun dugaan penggelembungan data oleh Indosat adalah sama sekali tidak benar. Indosat sebagai perusahaan public selalu tunduk pada ketentuan perundangan dan peraturan yang berlaku dengan selalu menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik," tampik Adita dalam klarifikasinya.
Indosat sendiri mengaku belum bisa menjabarkan soal laporan keuangannya karena tengah dalam masa silent period atau periode di mana perusahaan tidak dapat menyampaikan informasi mengenai kinerja perusahaan menjelang pengumuman kinerja oleh induk perusahaan di awal Maret 2010 mendatang.
Menurut Adita, hal itu adalah praktek yang umum dilaksanakan oleh perusahaan publik untuk menjaga kesetaraan penyebaran informasi kepada publik menjelang dilakukannya pengumuman kinerja perusahaan atau induk perusahaan atau karena adanya suatu corporate action.
"Adapun laporan kinerja yang lengkap baru bisa disampaikan pada bulan Maret 2010 mendatang," tandas sang juru bicara perusahaan.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
222 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
