detikinet

BlackBerry 'Selamatkan' Wanita dari Tembakan

Fino Yurio Kristo - detikinet
Jumat, 12/02/2010 13:37 WIB

BlackBerry (ist)

Jakarta - Seorang wanita di Amerika Serikat selamat dari peluru yang menerjang tubuhnya. Ia lolos tanpa luka fatal berkat perangkat BlackBerry yang senantiasa ia simpan di saku celana untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasinya.

"BlackBerry berada di tempat dan waktu yang tepat, peluru yang mengarah pada si wanita menuju pada BlackBerry itu," jelas Carl Bush, polisi di wilayah Dayton yang menangani kasus tersebut.

Bush menerangkan, wanita yang tak disebut namanya itu sedang makan di restoran bersama pacarnya, Anthony Holtvogt. Namun sekonyong-konyong, Anthony menembaknya tanpa sengaja.

Anthony rupanya membawa pistol di saku jaketnya. Nah saat ingin memakai jaket, pistol tiba-tiba meletus dan peluru langsung mengarah ke bagian paha sang pacar.

"Peluru tak sampai menembus BlackBerry," jelas Bush yang detikINET kutip dari DaytonDailyNews, Jumat (12/2/2010). BlackBerry itu rupanya cukup kuat menahan tembakan meski akhirnya rusak. Bukan kali ini saja ponsel menyelamatkan orang dari peluru, sebelumnya seorang petani juga mengalami hal yang sama.

Sang wanita hanya menderita luka ringan dan untungnya tidak ada pengunjung restoran yang jadi korban. Sedangkan Anthony harus berurusan dengan pihak berwajib terkait tuduhan menyalahgunakan izin pemakaian senjata.
( fyk / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%