detikinet

Google Siaga, Baidu Berjaya

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Kamis, 11/02/2010 07:28 WIB

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Ancang-ancang Google untuk hengkang dari China membawa berkah tersendiri bagi Baidu, terutama untuk urusan iklan. Dilaporkan, Baidu mengalami kenaikan pendapatan yang membuat kepercayaan diri mereka makin meningkat.

Kenaikan laba yang diperoleh Baidu, menurut Wall Street Journal adalah sebesar 48% di kuarter ke-4. Sedangkan kenaikan pendapatannya naik 40% dari tahun lalu.

Oleh karena itu mesin pencari besutan China ini melakukan perombakan sistem iklan online yang mereka miliki. Dilansir detikINET dari PC World, Kamis (11/2/2010), Baidu telah meluncurkan sistem bernama Phoenix Nest untuk mengganti sistem marketing sebelumnya meski para pengiklan belum semuanya siap.

Perombakan ini memang sempat menghantam dan mengurangi laba perusahaan. Namun pihak Baidu yakin mereka akan mampu meraup laba yang lebih besar jika pengedukasian pada para pengiklan berhasil.

Keyakinan itu terbukti benar. Sejak pengumuman Google yang mengejutkan di bulan Januari lalu, banyak pengiklan yang kemudian berpaling pada Baidu. Hal ini diperjelas oleh pernyataan yang dibuat seorang analis Elinor Leung.

"Jika aku menjadi konsumen Google, aku akan mencari alternatif guna perencanaan budget iklanku di tahun ini. Aku akan jaga-jaga jikalau Google benar-benar meninggalkan negara ini," ujarnya.


( sha / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%