Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Cube Colossus Berawal dari Game Anak SMA
Rabu, 10/02/2010 13:50 WIB

Screenshot Cube Colossus
Jakarta - Cube Colossus adalah game karya anak negeri yang berhasil menjadi tiga besar di ajang The Mochis, sebuah penghargaan bagi game berbasis flash terbaik dunia dalam Flash Game Summit 2010. Menurut penuturan pembuatnya, game ini ternyata berawal dari game anak SMA.
Hal itu dikemukakan Wimindra Lee, salah satu pengembang di studio Lucidrine yang berada di balik game Cube Colossus. Kepada detikINET, Rabu (10/2/2009), Lee menuturkan bahwa game itu berawal dari sebuah game karya anak SMA di tahun 2008.
Ketika itu, ujar Lee, dirinya melihat seorang anak SMA bernama Fandrey yang membuat game dengan judul Voidgale. Seluruh unsur dalam game itu, lanjut Lee, dibuat oleh Fandrey sendiri mulai dari grafis hingga pemrograman Flash-nya.
Tertarik dengan hal itu, Lee pun mengajak Fandrey bergabung dalam Lucidrine. Awalnya, mereka membuat game sederhana bernama 'Cube Cube Panic' yang menampilkan aksi pesawat melawan kubus (cube) raksasa.
"Dalam development-nya konsep berkembang jauh dari initial design. Karena terlalu lama waktu develop-nya dan kesibukan masing-masing, kami terkena sindrom burned out (jenuh) dan proyek ini sempat terbengkalai," tuturnya.
Nah, di tahun 2009, tim Lucidrine memutuskan untuk kembali menggarap game tersebut bertepatan dengan libur sekolah Fandrey. Pada Agustus 2009 lahirlah game Cube Colossus.
Ternyata, papar Lee, game itu disambut baik oleh komunitas gamer dunia. JayIsGames, situs pengulas game flash ternama, pun mengulas game tersebut dan memberikan pujiannya. Komunitas di portal-portal game flash seperti Kongregate dan NewGrounds pun menyambut Cube Colossus dengan baik.
Sebagai finalis, tim Lucidrine pun sebenarnya mendapatkan undangan untuk menghadiri ajang The Mochis dalam Flash Gaming Summit 2010. "Namun karena tempatnya di San Francisco dan terlalu mahal untuk ke sana, kami memutuskan untuk meminta teman kami yang ada di sana untuk menggantikan," ia menandaskan.
Ingin menunjukkan dukungan pada karya kreatif ini? The Mochis juga memberi kesempatan pengguna internet untuk memilih di kategori People's Choice Award. Kunjungi situs Flash Gaming Summit 2010 untuk menyampaikan pilihan Anda.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hal itu dikemukakan Wimindra Lee, salah satu pengembang di studio Lucidrine yang berada di balik game Cube Colossus. Kepada detikINET, Rabu (10/2/2009), Lee menuturkan bahwa game itu berawal dari sebuah game karya anak SMA di tahun 2008.
Ketika itu, ujar Lee, dirinya melihat seorang anak SMA bernama Fandrey yang membuat game dengan judul Voidgale. Seluruh unsur dalam game itu, lanjut Lee, dibuat oleh Fandrey sendiri mulai dari grafis hingga pemrograman Flash-nya.
Tertarik dengan hal itu, Lee pun mengajak Fandrey bergabung dalam Lucidrine. Awalnya, mereka membuat game sederhana bernama 'Cube Cube Panic' yang menampilkan aksi pesawat melawan kubus (cube) raksasa.
"Dalam development-nya konsep berkembang jauh dari initial design. Karena terlalu lama waktu develop-nya dan kesibukan masing-masing, kami terkena sindrom burned out (jenuh) dan proyek ini sempat terbengkalai," tuturnya.
Nah, di tahun 2009, tim Lucidrine memutuskan untuk kembali menggarap game tersebut bertepatan dengan libur sekolah Fandrey. Pada Agustus 2009 lahirlah game Cube Colossus.
Ternyata, papar Lee, game itu disambut baik oleh komunitas gamer dunia. JayIsGames, situs pengulas game flash ternama, pun mengulas game tersebut dan memberikan pujiannya. Komunitas di portal-portal game flash seperti Kongregate dan NewGrounds pun menyambut Cube Colossus dengan baik.
Sebagai finalis, tim Lucidrine pun sebenarnya mendapatkan undangan untuk menghadiri ajang The Mochis dalam Flash Gaming Summit 2010. "Namun karena tempatnya di San Francisco dan terlalu mahal untuk ke sana, kami memutuskan untuk meminta teman kami yang ada di sana untuk menggantikan," ia menandaskan.
Ingin menunjukkan dukungan pada karya kreatif ini? The Mochis juga memberi kesempatan pengguna internet untuk memilih di kategori People's Choice Award. Kunjungi situs Flash Gaming Summit 2010 untuk menyampaikan pilihan Anda.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Kamis, 24/05/2012 08:48 WIB
Jagoan Avengers Pamer Kebolehan di Trailer Game Marvel
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
16 Game iPhone yang Wajib Dimainkan
-
Senin, 21/05/2012 17:30 WIB
Ini Dia Bocoran Kontroler Wii U yang Baru
-
Kamis, 17/05/2012 14:35 WIB
Bos Tak Suka Karyawan Main Angry Birds
-
Rabu, 16/05/2012 15:11 WIB
5 Game Android dengan Grafis Berkualitas
-
Rabu, 16/05/2012 12:34 WIB
5 Game iPhone dengan Grafis Memukau
-
Senin, 14/05/2012 16:51 WIB
Valve Sukses Rebut Nama DoTA
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

