Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Komunikasi, Kunci Lindungi Anak dari Bahaya Internet
Selasa, 09/02/2010 09:50 WIB
150.jpg)
Facebook (ist)
Jakarta - Dunia maya yang tanpa batas menyimpan bahaya, utamanya buat anak-anak dan remaja. Untuk melindungi anak dari bahaya dunia maya, perlu keterbukaan komunikasi antara orang tua dan anak. Terdengar klise memang. Namun, sebenarnya itulah kuncinya.
"Sebetulnya anak harus diperkenalkan, apa sih bahayanya internet. Tekniknya apa, tetap saja yang paling penting komunikasi orang tua dengan anak. Bagaimana membuat anak nyaman di rumah, membuat hubungan dengan ortu baik," ujar psikolog anak dari Yayasan Kita dan Buah Hati, Rani I Noe'man.
Rani menambahkan bila hubungan anak dengan orang tuanya baik, maka anak akan terbiasa mengobrol dengan orang tuanya dan berbagi rasa tentang baik buruknya sesuatu.
"Manusia sebenarnya punya insting, ini baik atau buruk. Dengan insting ini dengan adanya hubungan anak-orang tua, anak bertanya dulu sama orang tuanya. Intinya adalah pengasuhan. Kalau itu terbangun hal-hal seperti itu tak semestinya terjadi," ujar dia.
Sementara menjauhkan anak dari internet dan kemajuan teknologi lainnya, tidak mungkin. Karena anak-anak zaman sekarang memang terlahir dari lingkungan yang serba memakai teknologi.
Orang tua, lanjutnya, diimbau sebaiknya jangan menyerahkan pendidikan anaknya pada sekolah. Karena bagaimana pun juga pendidikan anak itu adalah tanggung jawab ibu dan anaknya. Apalagi, anak baru gede (ABG) yang jiwanya masih labil.
"Anak seperti itu biasa mencari identitas diri, ingin diakui merasa jadi anggota dari sebuah kelompok, ingin dianggap seperti orang dewasa. Ada predator di internet, mereka (predator) sudah mempelajari cara orang Indonesia mengasuh anaknya, mereka tahu kekurangannya," tegas Rani.
Salah satu contoh kasusnya adalah peristiwa 'hilangnya' Marietta Nova Triani (14). Ternyata remaja ini kabur dengan pacarnya Febriari alias Ari (18) yang dikenal melalui Facebook. Nova yang berasal dari Sidoarjo dibawa kabur pacarnya saat Nova bertamu di perumahan BSD, sejak tanggal 6 Februari 2010 lalu. Nova dan Ari ditemukan polisi di Jatiuwung, Tangerang.
( nwk / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Sebetulnya anak harus diperkenalkan, apa sih bahayanya internet. Tekniknya apa, tetap saja yang paling penting komunikasi orang tua dengan anak. Bagaimana membuat anak nyaman di rumah, membuat hubungan dengan ortu baik," ujar psikolog anak dari Yayasan Kita dan Buah Hati, Rani I Noe'man.
Rani menambahkan bila hubungan anak dengan orang tuanya baik, maka anak akan terbiasa mengobrol dengan orang tuanya dan berbagi rasa tentang baik buruknya sesuatu.
"Manusia sebenarnya punya insting, ini baik atau buruk. Dengan insting ini dengan adanya hubungan anak-orang tua, anak bertanya dulu sama orang tuanya. Intinya adalah pengasuhan. Kalau itu terbangun hal-hal seperti itu tak semestinya terjadi," ujar dia.
Sementara menjauhkan anak dari internet dan kemajuan teknologi lainnya, tidak mungkin. Karena anak-anak zaman sekarang memang terlahir dari lingkungan yang serba memakai teknologi.
Orang tua, lanjutnya, diimbau sebaiknya jangan menyerahkan pendidikan anaknya pada sekolah. Karena bagaimana pun juga pendidikan anak itu adalah tanggung jawab ibu dan anaknya. Apalagi, anak baru gede (ABG) yang jiwanya masih labil.
"Anak seperti itu biasa mencari identitas diri, ingin diakui merasa jadi anggota dari sebuah kelompok, ingin dianggap seperti orang dewasa. Ada predator di internet, mereka (predator) sudah mempelajari cara orang Indonesia mengasuh anaknya, mereka tahu kekurangannya," tegas Rani.
Salah satu contoh kasusnya adalah peristiwa 'hilangnya' Marietta Nova Triani (14). Ternyata remaja ini kabur dengan pacarnya Febriari alias Ari (18) yang dikenal melalui Facebook. Nova yang berasal dari Sidoarjo dibawa kabur pacarnya saat Nova bertamu di perumahan BSD, sejak tanggal 6 Februari 2010 lalu. Nova dan Ari ditemukan polisi di Jatiuwung, Tangerang.
( nwk / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
222 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)
