detikinet

Biaya Manufaktur Ponsel China Turun 7%

Andrian Fauzi - detikinet
Jumat, 05/02/2010 18:18 WIB

Hendru Susilo (afz/inet)

Bandung - Harga ponsel China kian hari semakin menunjukan tren penurunan harga. Penyebabnya karena biaya manufaktur di pabriknya juga mengalami penurunan.

Hendru Susilo, GM Product and Marketing eTouch, mengungkap demikian saat berbincang santai dengan detikINET di sela-sela Ajang Pemilihan Bintang eTouch.

"Di (pabrik) sana sudah mengalami penurunan harga sekitar lima sampai tujuh persen. Imbasnya ke penjualan juga mulai menurunkan harga," ungkapnya di Bandung Indah Plaza, Bandung, Jumat (5/2/2010).

Momentum penurunan harga ini justru dimanfaatkan eTouch untuk menggenjot target penjualan produknya sampai 60%. Hendru cukup optimistis, sebab berdasarkan data riset GFK, rata-rata penjualan ponsel China per bulan pada 2009 lalu mencapai 1,8 juta unit.

"Target kita masuk ke GFK. Karena mereka menggunakan toko-toko serta peritel untuk sampling surveinya. Kalau produk kita masuk ke GFK, artinya penjualan kita bagus," ungkapnya.

Hendru juga memprediksi pada tahun ini ponsel tipe Qwerty masih jadi primadona. "Itu sebabnya kita siapkan 3-4 model untuk kuartal pertama tahun ini. Kita siap dengan desain, harga, serta spesifikasi yang menarik," pungkasnya.


( afz / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%