Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Hacker Ungkap Metode Pembobolan Kartu Chip
Rabu, 03/02/2010 16:15 WIB

ilustrasi (ist.)
Jakarta - Agar lebih aman, kartu ATM diharapkan bisa diganti ke sistem berbasis chip. Namun, seorang peneliti keamanan ternyata sudah berhasil menemukan metode membobol kartu berbasis chip itu.
Hasil penelitian itu diungkapkan dalam acara tahunan Black Hat Conference yang digelar di Washington D.C., Amerika Serikat. Penemuan ini cukup menghebohkan karena sebelumnya sistem berbasis chip dianggap sangat-sangat aman dan nyaris tak bisa ditembus.
Adalah peneliti bernama Christopher Tarnovsky dari Flylogic Engineering yang berhasil menemukan cara membobol kartu berbasis chip. Ia pun mengungkapkan kelemahan teknologi itu kepada publik.
Tarnovsky berhasil membobol chip Infineon SLE 66 CL PE yang disebut banyak digunakan dalam komputer, sistem game, kartu identitas dan benda elektronik lainnya. Namun, seperti dikutip detikINET dari DarkReading, Rabu (3/2/2010), metode yang dipaparkan Tarnovsky memang cukup rumit dan mahal.
"Saya tidak bilang hal itu murah, tapi teknologi ini tidak seaman yang digembar-gemborkan para vendor," ujar Tarnovsky.
Proses yang dilakukan Tarnovsky dalam membobol kartu chip memang cukup rumit. Proses itu membutuhkan analisa dengan mikroskop elektron, membuat sebuah 'peta' untuk menembus keamanan kartu kemudian menusukkan sebuah jarum super halus untuk mendapatkan data di dalamnya.
Bobolnya keamanan kartu chip bukan berarti upaya mengganti kartu ATM ke teknologi ini tak perlu dilanjutkan. Ini karena metode membobol kartu chip jauh lebih rumit dibandingkan membobol keamanan kartu magnetik dengan alat 'sederhana' seperti skimmer.
Tarnovsky mengklaim metodenya bisa digunakan juga untuk membobol chip buatan vendor lain. Sebagai bentuk tanggung jawab, Tarnovsky telah lebih dahulu memberitahukan metode ini pada Infineon, selaku pembuat chip, dan Trusted Platform Module (TPM) selaku organisasi standardisasi keamanan chip.
Dalam membobol chip itu Tarnovsky membutuhkan waktu sembilan bulan lebih dan mengeluarkan dana ratusan dolar. "Hal itu butuh waktu lama bukan karena apa yang dilakukan para vendor, tetapi karena saya masih belajar caranya. Setelah tahu caranya, tidak akan sesulit itu lagi," Tarnovsky menandaskan.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hasil penelitian itu diungkapkan dalam acara tahunan Black Hat Conference yang digelar di Washington D.C., Amerika Serikat. Penemuan ini cukup menghebohkan karena sebelumnya sistem berbasis chip dianggap sangat-sangat aman dan nyaris tak bisa ditembus.
Adalah peneliti bernama Christopher Tarnovsky dari Flylogic Engineering yang berhasil menemukan cara membobol kartu berbasis chip. Ia pun mengungkapkan kelemahan teknologi itu kepada publik.
Tarnovsky berhasil membobol chip Infineon SLE 66 CL PE yang disebut banyak digunakan dalam komputer, sistem game, kartu identitas dan benda elektronik lainnya. Namun, seperti dikutip detikINET dari DarkReading, Rabu (3/2/2010), metode yang dipaparkan Tarnovsky memang cukup rumit dan mahal.
"Saya tidak bilang hal itu murah, tapi teknologi ini tidak seaman yang digembar-gemborkan para vendor," ujar Tarnovsky.
Proses yang dilakukan Tarnovsky dalam membobol kartu chip memang cukup rumit. Proses itu membutuhkan analisa dengan mikroskop elektron, membuat sebuah 'peta' untuk menembus keamanan kartu kemudian menusukkan sebuah jarum super halus untuk mendapatkan data di dalamnya.
Bobolnya keamanan kartu chip bukan berarti upaya mengganti kartu ATM ke teknologi ini tak perlu dilanjutkan. Ini karena metode membobol kartu chip jauh lebih rumit dibandingkan membobol keamanan kartu magnetik dengan alat 'sederhana' seperti skimmer.
Tarnovsky mengklaim metodenya bisa digunakan juga untuk membobol chip buatan vendor lain. Sebagai bentuk tanggung jawab, Tarnovsky telah lebih dahulu memberitahukan metode ini pada Infineon, selaku pembuat chip, dan Trusted Platform Module (TPM) selaku organisasi standardisasi keamanan chip.
Dalam membobol chip itu Tarnovsky membutuhkan waktu sembilan bulan lebih dan mengeluarkan dana ratusan dolar. "Hal itu butuh waktu lama bukan karena apa yang dilakukan para vendor, tetapi karena saya masih belajar caranya. Setelah tahu caranya, tidak akan sesulit itu lagi," Tarnovsky menandaskan.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:38 WIB
Pembuat 'Virus Angry Birds' Didenda Rp 724 Juta
-
Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Senin, 21/05/2012 14:07 WIB
Parah! Hacker Sebar Foto Porno Lewat Akun Facebook Pendeta
-
Senin, 21/05/2012 13:01 WIB
Hati-hati Akses Internet di Hotel
-
Sabtu, 19/05/2012 09:58 WIB
Hati-hati Gunakan WiFi Publik untuk Online Banking!
-
Rabu, 16/05/2012 13:02 WIB
Awas! Malware 'Hantui' Pengunjung Wikipedia
-
Rabu, 16/05/2012 09:41 WIB
'Jailbreak dan Rooting Bikin Ponsel Tidak Aman'
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)


