detikinet

Mafia Cyber Rusia Buka Lowongan Online

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Rabu, 03/02/2010 13:20 WIB

ilustrasi (flickr/cc/albertopveiga)

Jakarta - Dua kelompok penjahat cyber, yang diduga berasal dari Rusia, membuka lowongan pekerjaan blak-blakan di internet. Mereka mencari calon kaki-tangan aksi kejahatan cyber.

Penemuan ini dipresentasikan oleh Kevin Stevens, analis di SecureWorks, sebuah perusahaan penyedia layanan kemanan. Ia mengatakan, apa yang dicari oleh perusahaan tersebut ialah orang-orang yang mampu mengambil kode jahat yang mereka sediakan dan menautkannya ke sesuatu yang berpotensi menarik perhatian.

Disinyalir kedua perusahaan tersebut berbasis di Rusia. Dugaan ini muncul karena mereka menolak membayar jika yang jadi korban adalah komputer di Rusia, sedangkan uang besar ditawarkan jika korbannya dari Amerika Serikat.

Dalam iklan onlinenya tersebut, nama sejumlah sistem pembayaran disebut-sebut bisa digunakan untuk transkaksi. Ini termasuk PayPal, WebMoney, Western Union atau eGold. Demikian dilansir detikINET dari Reuters, Rabu (3/2/2010).

Steven mengatakan, komputer yang terinfeksi oleh ulah ini belum bisa diketahui jumlahnya. Namun, Steven yakin, jumlah kerugiannya mencapai jutaan komputer.

Pihak-pihak yang menawarkan lowongan pekerjaan ini disebut-sebut sama dengan mafia yang terlibat kejahatan seperti pembobolan kartu kredit atau ATM. Laporan FBI menyebutkan kerugian hingga US$ 264 juta (sekitar Rp 2,4 triliun) karena aksi kejahatan cyber di tahun 2008.



( sha / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%