detikinet

Crysis 2 Bakal 'Bertempur' di New York

Trisno Heriyanto - detikinet
Kamis, 21/01/2010 15:15 WIB

Crysis

Jakarta - Salah satu game First Person Shooter (FPS) yang sangat fenomenal, Crysis, dipastikan bakal kembali hadir. Berbeda dengan seri terdahulu, Crysis 2 akan bertempat di New York.

Crysis merupakan salah satu game besutan Crytek yang sangat fenomenal. Bagaimana tidak? Baik kualitas grafis atau pun sistem permainan yang diterapkan memang sangat menakjubkan.

Nah kabar baiknya, kini kelanjutan game tersebut tidak hanya dapat dimainkan oleh gamer PC, melainkan juga para penggila game di Playstation 3 (PS3).

Hadirnya Crysis 2 di konsol memang sedikit mengejutkan. Hardware konsol yang ada saat ini saja tidak sanggup menjalankan Crysis pertama, apalagi yang kedua?

Crysis memang membutuhkan komputer yang cukup 'sangar' untuk memainkannya dengan optimal. saking hebatnya, malah tidak sedikit para overclocker menggunakan game ini sebagai acuan dari kemampuan komponen komputer.

Belum ada detail lebih lanjut mengenai game ini. Namun, seperti dikutip detikINET dari CVG, Kamis, (21/1/2010), Crysis 2 disinyalir bakal berlokasi di Kota New York dengan menggunakan pakaian tempur terbaru, Nanosuit 2.0.

Cysis 2, kabarnya akan dirilis antara 1 April 2010 hingga 31 Maret 2011. Di periode yang sama juga akan dirilis game populer lainnya, seperti Dead Space 2.


( eno / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%