detikinet

'Stop Kekang Kebebasan Berinternet!'

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Selasa, 19/01/2010 10:51 WIB

ilustrasi (ist)

Jakarta - Sejumlah negara melakukan kontrol ekstra ketat terhadap internet. Turki adalah salah satunya. Kini negara tersebut diminta meninjau ulang kebijakannya dalam membungkam ribuan situs. Turki diminta menghentikan pengekangan kebebasan berekspresi di internet.

Seruan ini dilontarkan oleh sebuah Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (Organization for Security and Cooperation in Europe / OSCE). Organisasi hak asasi manusia ini meminta Turki untuk mereformasi hukumnya yang telah memblokir 3.700 situs internet.

Dengan pemblokiran ini, warga negara Turki tidak bisa mengakses situs-situs seperti YouTube, GeoCities dan sejumlah page di Google.

"Keputusan tentang apa yang diblokir terkesan sewenang-wenang dan berbau politis," ujar Miklos Haraszti dari OSCE, seperti dikutip detikINET dari SMH, Selasa (19/1/2010).

Haraszti mengaku maklum jika yang diblokir pemerintah Turki adalah situs-situs pornografi. Namun, undang-undang internet negara tersebut dinilai membatasi kebebasan warga negaranya untuk berekspresi serta membatasi hak-hak warga negara untuk memperoleh informasi.

Bukan hanya Turki yang ketat dalam mengatur penggunaan internet, masih ada Myanmar, China yang juga begitu keras mengontrol penggunaan internet warganya. Kebebasan penggunaan internet di Iran juga jauh dari kata menggembirakan. Beberapa waktu lalu, sejumlah blogger ditahan karena memprotes hasil Pilpres di Iran.
( faw / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%