Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Review Produk
Lenovo Ideacentre B500, PC Desktop 'Gado-Gado'
Jumat, 15/01/2010 17:29 WIB

ideacentre B500
Jakarta - Mungkin kita pernah berpikir memiliki PC desktop all-in-one yang berlayar lega dengan konektivitas wireless pada keyboard, mouse serta remote control. Alhasil kita bisa santai di ruang keluarga, sembari berinteraksi secara nirkabel dengan PC kita bersama anggota keluarga.
Saat kita bosan browsing di internet, tinggal kita ubah fungsi dekstop tersebut untuk menyaksikan televisi bersama-sama keluarga. Saat bosan menonton TV, tinggal alih fungsikan desktop tersebut lagi, menjadi piranti games dengan remote control layaknya Nintendo Wii. Alhasil waktu santai bersama keluarga menjadi makin seru.
Hal di atas bukan sekadar imajinasi. Pasalnya kini Lenovo telah merilis all-in-one desktop terbarunya bernama Ideacentre B500. Desktop berukuran 23 inchi ini memungkinkan pengguna berinteraksi dengan PC, menonton TV dan juga bermain game layaknya Nintendo Wii, komplet fungsinya .
Kesan Pertama Desktop 'Gado-Gado' Ini
Saat pertamakali membuka box desktop terbaru Lenovo ini, detikINET langsung mencari logo prosesor yang tertempel di tubuh B500. Tak seperti saudara tuanya yang berbasis Intel Atom yakni C300, desktop ini telah menyandang logo Core 2 Duo di dalamnya. Bukan main-main, pasalnya ia berani membenamkan seri E7500 untuk ukuran desktop di kelasnya, dibanding beberapa versi sejenis.
Puas melihat logo prosesor, kini giliran masalah grafis yang diusung B500. Sepertinya desktop ini bakal terasa kekuatannya, karena prosesor di atas dikombinasikan dengan GeForce GT-240M 1GB. Tak hanya itu desktop ini pun dilengkapi RAM sebesar 4GB DRR3. Rasa penasaran pun membuat detikINET ingin segera menjajal, seperti apa kekuatan B500 ini.
Dilihat dari tampilan desktop ini nampak sedikit futuristik, dengan balutan warna hitam legam dengan garis orange, serta dipercantik dengan metal-brush di beberapa bagian seperti bagian bawah monitor dan keyboardnya. Bentuk body pun cukup menghemat tempat. Tidak terlalu gemuk, namun juga tidak terlalu tipis. Terasa sangat 'mandiri' dan enak dilihat. Apalagi ditambah dengan desain lampu LED berwarna putih terang yang menyala di bagian bawah display.
Berbicara soal 'mandiri' semua output control desktop ini pun terkoneksi secara nirkabel dengan koneksi bluetooth. Ada 3 elemen yakni keyboard (baterai AA), Mouse (baterai AA) dan remote control (baterai AAA). Alhasil pengguna bisa sedikit bersantai, bila menempatkan desktop ini di ruang keluarga di sudut ruangan, sembari mengoperasikannya dari jarak jauh.
Desain Futuristik
Jika diperhatikan dengan seksama maka tampilan B500 ternyata didesain dengan menarik. Seperti di bagian belakang body yang memiliki kontur semacam prisma (seperti pada Nokia Prism) serta metal-brush yang menambah kesan 'logam' yang melekat pada body.
Di bagian sisi kanan B500 ini terdapat tombol power yang didesain secara futuristik, serta DVD Drive yang terpasang di bawahnya. Sementara di bagian kirinya terdapat 2 buah port USB, jack audio, serta card reader.
Di bagian belakang desktop ini terdapat 4 buah USB port, konektor AV/in, PS2, LAN, serta TV-Tunner. Sayang tak menemukan sebuah port HDMI disekelilingnya. Untuk bagian atas depan, seperti pada umumnya terdapat built in mic serta kamera. Sementara di sudut depan kanan bawah barisan lampu indikator LED untuk mengatur volume, ketajaman monitor serta panel reset wireless melengkapi keindahan desain B500.
Jika ditegakkan, penyangga B500 ini minimal dapat berdiri sekitar 15 derajat hingga 35 derajat untuk ukuran sudut maksimalnya. Berdasar uji detikINET, Lenovo memang telah memikirkan posisi terbaik untuk memandang layar monitor dari sudut-sudut tersebut, sehingga tak melelahkan penggunanya.
Untuk desain keyboard, balutan metal-brush nya terlihat kian mempertegas kesan futuristik desktop tersebut. Saat dipergunakan untuk mengetik keyboard tersebut sangat empuk di jari, bahkan untuk ukuran jari yang tergolong besar. Mouse yang memiliki warna hitam gloosy plus orange untuk scroolnya juga terlihat menarik.
Remote Control Multifingsi
Salah satu kelebihan all-in-one desktop ini adalah remote control multifungsinya. Pada bagian tengah remote ini terdapat ikon windows berwarna hijau, yang merupakan shortcut untuk mengakses Windows media center. Selain itu remote ini juga bisa difungsikan sebagai mouse dengan menekan sebuah ikon bergambar mouse. Cukup menarik bukan?
Tak hanya itu remote control multifungsi inilah yang menjadi satu-satunya alat untuk bermain game ala Nintendo Wii. Lenovo sendiri telah bekerjasama dengan sebuah pengembang bernama 3DiJoy dalam membuat game-game lucu seperti: snowball, pingpong, tenis, ataupun bowling dalam paket B500. Meskipun kendali gerak ini tak se-responsif milik Wii, namun cukup lah bila ingin bersenang-senang membunuh rasa bosan dengan piranti ini. Sayang dalam paket B500, Lenovo hanya membekali 1 buah remote saja. Padahal rata-rata gamenya bisa dimainkan 2 orang.
Lenovo sendiri menyarankan jarak operasional remote ini adalah 1-3 meter. Sementara untuk sudut yang disarankan adalah 30 derajat dari tengah monitor.
Performa Audio dan Video
Test performa pertama yang dilakukan detikINET adalah kualitas audio yang dihasilkan lewat speaker yang berlogo JBL pada body desktop tersebut. DetikINET menjajalnya dengan sebuah komposisi loop pada aplikasi fruityloop. Hasilnya suara yang keluar dari speaker sangat mantap untuk ukuran desktop di levelnya. Suara bass ataupun treble semua keluar. Namun sayang entah kenapa speaker terasa tidak bisa disetel dengan kencang padahal setting volume sudah maksimal (terkesan suara tak bisa keluar, padahal bass dan treble terasa). DetikINET sendiri menyarankan agar lebih maksimal settingan JBL ini sebaiknya menggunakan speaker eksternal, agar suara bisa lebih digeber kencang.
Saat digunakan untuk memutar video kualitas full HD, desktop all-in-one ini tampak tak menemui masalah apapun. Mungkin ini karena grafis GeForce GT 240M yang membantu kinerja encoding dari CPU. Untuk masalah game, Ideacentre B500 bakal cukup jika lancar untuk menjalankan game sekelas Call of Duty: Modern Warfare 2 ataupun Dragon Age: Origin.
Kesimpulan:
Bagi penggemar fanatik desktop Lenovo, Ideacentre B500 adalah desktop yang cocok untuk dimiliki sebagai pembuka tahun ini. Apalagi dengan spesifikasi mumpuni di dalamnya. Salah satu yang menjadi pertanyaan mendasar mungkin adalah, mengapa desktop sebagus ini tak memiliki fitur layar sentuh, yang kini mulai ngetren. Padahal hal ini bisa menambah daya tarik produk ini.
Misalnya saja jika dibandingkan produk sejenis milik Acer yakni Z5610, yang telah mengusung layar sentuh. Namun jika dilihat dari harga awal yang 'hanya' USD 899 atau sekitar Rp. 8,3 juta rasanya sangat masuk akal. Apalagi B500 mengusung performa labih tinggi dari Z5610, yang memiliki harga lebih mahal.
Nah kini pilihan ada pada pribadi masing-masing. Maukah Anda 'meminang' desktop 'gado-gado' yang multifungsi ini dengan segala kelebihan dan kekurangannya?
Kelebihan:
+ Remote Control Multifungsi
+ Keyboard, Mouse, Remote Wireless
+ Game nirkabel
Kekurangan:
- Suara tidak bisa kencang
- Belum ada layar sentuh dan port HDMI
- Remote control hanya 1 buah
( fw / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Saat kita bosan browsing di internet, tinggal kita ubah fungsi dekstop tersebut untuk menyaksikan televisi bersama-sama keluarga. Saat bosan menonton TV, tinggal alih fungsikan desktop tersebut lagi, menjadi piranti games dengan remote control layaknya Nintendo Wii. Alhasil waktu santai bersama keluarga menjadi makin seru.
Hal di atas bukan sekadar imajinasi. Pasalnya kini Lenovo telah merilis all-in-one desktop terbarunya bernama Ideacentre B500. Desktop berukuran 23 inchi ini memungkinkan pengguna berinteraksi dengan PC, menonton TV dan juga bermain game layaknya Nintendo Wii, komplet fungsinya .
Kesan Pertama Desktop 'Gado-Gado' Ini
Saat pertamakali membuka box desktop terbaru Lenovo ini, detikINET langsung mencari logo prosesor yang tertempel di tubuh B500. Tak seperti saudara tuanya yang berbasis Intel Atom yakni C300, desktop ini telah menyandang logo Core 2 Duo di dalamnya. Bukan main-main, pasalnya ia berani membenamkan seri E7500 untuk ukuran desktop di kelasnya, dibanding beberapa versi sejenis.
Puas melihat logo prosesor, kini giliran masalah grafis yang diusung B500. Sepertinya desktop ini bakal terasa kekuatannya, karena prosesor di atas dikombinasikan dengan GeForce GT-240M 1GB. Tak hanya itu desktop ini pun dilengkapi RAM sebesar 4GB DRR3. Rasa penasaran pun membuat detikINET ingin segera menjajal, seperti apa kekuatan B500 ini.
Dilihat dari tampilan desktop ini nampak sedikit futuristik, dengan balutan warna hitam legam dengan garis orange, serta dipercantik dengan metal-brush di beberapa bagian seperti bagian bawah monitor dan keyboardnya. Bentuk body pun cukup menghemat tempat. Tidak terlalu gemuk, namun juga tidak terlalu tipis. Terasa sangat 'mandiri' dan enak dilihat. Apalagi ditambah dengan desain lampu LED berwarna putih terang yang menyala di bagian bawah display.
Berbicara soal 'mandiri' semua output control desktop ini pun terkoneksi secara nirkabel dengan koneksi bluetooth. Ada 3 elemen yakni keyboard (baterai AA), Mouse (baterai AA) dan remote control (baterai AAA). Alhasil pengguna bisa sedikit bersantai, bila menempatkan desktop ini di ruang keluarga di sudut ruangan, sembari mengoperasikannya dari jarak jauh.
Desain Futuristik
Jika diperhatikan dengan seksama maka tampilan B500 ternyata didesain dengan menarik. Seperti di bagian belakang body yang memiliki kontur semacam prisma (seperti pada Nokia Prism) serta metal-brush yang menambah kesan 'logam' yang melekat pada body.
Di bagian sisi kanan B500 ini terdapat tombol power yang didesain secara futuristik, serta DVD Drive yang terpasang di bawahnya. Sementara di bagian kirinya terdapat 2 buah port USB, jack audio, serta card reader.
Di bagian belakang desktop ini terdapat 4 buah USB port, konektor AV/in, PS2, LAN, serta TV-Tunner. Sayang tak menemukan sebuah port HDMI disekelilingnya. Untuk bagian atas depan, seperti pada umumnya terdapat built in mic serta kamera. Sementara di sudut depan kanan bawah barisan lampu indikator LED untuk mengatur volume, ketajaman monitor serta panel reset wireless melengkapi keindahan desain B500.
Jika ditegakkan, penyangga B500 ini minimal dapat berdiri sekitar 15 derajat hingga 35 derajat untuk ukuran sudut maksimalnya. Berdasar uji detikINET, Lenovo memang telah memikirkan posisi terbaik untuk memandang layar monitor dari sudut-sudut tersebut, sehingga tak melelahkan penggunanya.
Untuk desain keyboard, balutan metal-brush nya terlihat kian mempertegas kesan futuristik desktop tersebut. Saat dipergunakan untuk mengetik keyboard tersebut sangat empuk di jari, bahkan untuk ukuran jari yang tergolong besar. Mouse yang memiliki warna hitam gloosy plus orange untuk scroolnya juga terlihat menarik.
Remote Control Multifingsi
Salah satu kelebihan all-in-one desktop ini adalah remote control multifungsinya. Pada bagian tengah remote ini terdapat ikon windows berwarna hijau, yang merupakan shortcut untuk mengakses Windows media center. Selain itu remote ini juga bisa difungsikan sebagai mouse dengan menekan sebuah ikon bergambar mouse. Cukup menarik bukan?
Tak hanya itu remote control multifungsi inilah yang menjadi satu-satunya alat untuk bermain game ala Nintendo Wii. Lenovo sendiri telah bekerjasama dengan sebuah pengembang bernama 3DiJoy dalam membuat game-game lucu seperti: snowball, pingpong, tenis, ataupun bowling dalam paket B500. Meskipun kendali gerak ini tak se-responsif milik Wii, namun cukup lah bila ingin bersenang-senang membunuh rasa bosan dengan piranti ini. Sayang dalam paket B500, Lenovo hanya membekali 1 buah remote saja. Padahal rata-rata gamenya bisa dimainkan 2 orang.
Lenovo sendiri menyarankan jarak operasional remote ini adalah 1-3 meter. Sementara untuk sudut yang disarankan adalah 30 derajat dari tengah monitor.
Performa Audio dan Video
Test performa pertama yang dilakukan detikINET adalah kualitas audio yang dihasilkan lewat speaker yang berlogo JBL pada body desktop tersebut. DetikINET menjajalnya dengan sebuah komposisi loop pada aplikasi fruityloop. Hasilnya suara yang keluar dari speaker sangat mantap untuk ukuran desktop di levelnya. Suara bass ataupun treble semua keluar. Namun sayang entah kenapa speaker terasa tidak bisa disetel dengan kencang padahal setting volume sudah maksimal (terkesan suara tak bisa keluar, padahal bass dan treble terasa). DetikINET sendiri menyarankan agar lebih maksimal settingan JBL ini sebaiknya menggunakan speaker eksternal, agar suara bisa lebih digeber kencang.
Saat digunakan untuk memutar video kualitas full HD, desktop all-in-one ini tampak tak menemui masalah apapun. Mungkin ini karena grafis GeForce GT 240M yang membantu kinerja encoding dari CPU. Untuk masalah game, Ideacentre B500 bakal cukup jika lancar untuk menjalankan game sekelas Call of Duty: Modern Warfare 2 ataupun Dragon Age: Origin.
Kesimpulan:
Bagi penggemar fanatik desktop Lenovo, Ideacentre B500 adalah desktop yang cocok untuk dimiliki sebagai pembuka tahun ini. Apalagi dengan spesifikasi mumpuni di dalamnya. Salah satu yang menjadi pertanyaan mendasar mungkin adalah, mengapa desktop sebagus ini tak memiliki fitur layar sentuh, yang kini mulai ngetren. Padahal hal ini bisa menambah daya tarik produk ini.
Misalnya saja jika dibandingkan produk sejenis milik Acer yakni Z5610, yang telah mengusung layar sentuh. Namun jika dilihat dari harga awal yang 'hanya' USD 899 atau sekitar Rp. 8,3 juta rasanya sangat masuk akal. Apalagi B500 mengusung performa labih tinggi dari Z5610, yang memiliki harga lebih mahal.
Nah kini pilihan ada pada pribadi masing-masing. Maukah Anda 'meminang' desktop 'gado-gado' yang multifungsi ini dengan segala kelebihan dan kekurangannya?
Kelebihan:
+ Remote Control Multifungsi
+ Keyboard, Mouse, Remote Wireless
+ Game nirkabel
Kekurangan:
- Suara tidak bisa kencang
- Belum ada layar sentuh dan port HDMI
- Remote control hanya 1 buah
( fw / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 09/05/2012 13:18 WIB
Hands On
Pandangan Pertama Pada PS Vita yang Memikat
-
Senin, 07/05/2012 12:48 WIB
Review Produk
Kupas Tuntas Kehandalan HTC One X
-
Jumat, 27/04/2012 12:56 WIB
Menjajal Netbook 'Dua Detik' Asus
-
Selasa, 24/04/2012 12:13 WIB
Review Produk
Sekilas Pandang Intel Ivy Bridge Core i7-3770K
-
Kamis, 19/04/2012 08:26 WIB
Hands On
Kencan Singkat dengan Galaxy Tab 2 7.0 Inch
-
Selasa, 17/04/2012 16:45 WIB
Review Produk
WD My Passport 2 TB, Si Mungil Berdaya Tampung Besar
-
Senin, 16/04/2012 13:19 WIB
Review Produk
Sony S: Tablet Nyentrik nan Futuristik
-
Jumat, 13/04/2012 16:18 WIB
Review Produk
Xperia S, 'Debut' Menjanjikan Sony di Jagat Android
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

