Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Windows Vista Tinggal Menghitung Hari
Kamis, 07/01/2010 09:17 WIB

Windows Vista (Ist.)
Jakarta - Setelah kelahiran 'sang adik', Windows Vista praktis tak lagi menjadi fokus utama bisnis Microsoft. Perhatian raksasa TI ini jelas lebih tertuju pada Windows 7, selaku produk terbaru. Jika tak ada upaya yang signifikan dari Microsoft, nasib Vista tak ayal tinggal menghitung hari untuk terus tenggelam.
Imbas dari kemunculan Windows 7 sejatinya sudah memakan korban, yakni Windows XP. Tak butuh waktu lama bagi Microsoft untuk mengumumkan bakal menstop produksi sistem operasi yang begitu populer ini di awal tahun 2000-an.
XP sendiri bukannya tanpa prestasi. Bahkan jika dibandingkan, XP jauh lebih sukses ketimbang Vista. Buktinya, ketika Vista hadir untuk pertama kali, banyak pengguna komputer yang enggan untuk upgrade OS ke Vista. Padahal kala itu, Microsoft begitu gencar mengkampanyekan berbagai keunggulan Vista.
Namun apa daya, user memiliki penilaian sendiri. Mereka pun banyak yang lebih memilih setia menggunakan XP ketimbang harus berpindah ke Vista, selaku OS terbaru Microsoft saat itu.
Kini, Vista telah memiliki 'pesaing' baru, yaitu Windows 7. OS ini diklaim Microsoft memiliki peningkatan fitur yang jauh lebih canggih dari Vista, namun masih enteng ketika dijalankan bagi PC yang berspesifikasi rendah. Kemampuan inilah yang sempat membuat Vista ditolak oleh user, spesifikasi yang dibutuhkannya terlampau berat.
Sebagai perbandingan, perangkat netbook yang terkenal dengan spesifikasi pas-pasan, saat ini sudah mampu untuk dijalankan dengan Windows 7. Namun ketika dijajal dengan Vista, jangan harap bisa mendapatkan pengalaman yang mengasyikkan, yang ada laptop mini tersebut bakal lelet.
Itu baru dari sisi teknis, sekarang coba kita lihat dari sisi harga jual. Menurut Lukman Susetio, Windows Client Product Manager Microsoft Indonesia, harga Windows 7 yang versi low-end hanya lebih tinggi 1-2% ketimbang Vista versi yang sama.
Sementara untuk Windows 7 versi Ultimate alias yang versi high-end justru lebih murah US$ 70-80 dolar jika dibandingkan Vista Ultimate. Nah, jika Anda diminta memilih, tawaran mana yang menurut Anda lebih menarik? Sebagian besar pasti memilih Windows 7!
Nah, atas beberapa alasan itulah sulit rasanya mengharapkan Vista akan mempertahankan pasarnya, jika tak mau dibilang bakal semakin tenggelam. Sebab, Microsoft pun tak terlihat tanda-tandanya untuk menggelar misi penyelamatan untuk Vista. Meskipun perusahaan memiliki kebijakan bahwa setiap 'masa hidup' (life cycle) produk Microsoft batasnya adalah tiga tahun.
Lukman Susetio, Windows Client Product Manager Microsoft Indonesia pun sudah mengindikasikan bahwa masa hidup Vista memang tak lama lagi.
"Vista juga bakal distop, tapi saat ini support-nya masih ada dan media kit masih disediakan," ujarnya kepada detikINET.
Microsoft Indonesia bahkan telah mengintruksikan para partner mereka untuk melakukan roll out stock alias menukarkan produk Vista mereka ke Windows 7 sejak Desember 2009 lalu.
"Namun kalau ada user yang membeli komputer baru dengan Windows 7 lalu ingin downgrade ke Vista, tetap kami sediakan," tandas Lukman.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Imbas dari kemunculan Windows 7 sejatinya sudah memakan korban, yakni Windows XP. Tak butuh waktu lama bagi Microsoft untuk mengumumkan bakal menstop produksi sistem operasi yang begitu populer ini di awal tahun 2000-an.
XP sendiri bukannya tanpa prestasi. Bahkan jika dibandingkan, XP jauh lebih sukses ketimbang Vista. Buktinya, ketika Vista hadir untuk pertama kali, banyak pengguna komputer yang enggan untuk upgrade OS ke Vista. Padahal kala itu, Microsoft begitu gencar mengkampanyekan berbagai keunggulan Vista.
Namun apa daya, user memiliki penilaian sendiri. Mereka pun banyak yang lebih memilih setia menggunakan XP ketimbang harus berpindah ke Vista, selaku OS terbaru Microsoft saat itu.
Kini, Vista telah memiliki 'pesaing' baru, yaitu Windows 7. OS ini diklaim Microsoft memiliki peningkatan fitur yang jauh lebih canggih dari Vista, namun masih enteng ketika dijalankan bagi PC yang berspesifikasi rendah. Kemampuan inilah yang sempat membuat Vista ditolak oleh user, spesifikasi yang dibutuhkannya terlampau berat.
Sebagai perbandingan, perangkat netbook yang terkenal dengan spesifikasi pas-pasan, saat ini sudah mampu untuk dijalankan dengan Windows 7. Namun ketika dijajal dengan Vista, jangan harap bisa mendapatkan pengalaman yang mengasyikkan, yang ada laptop mini tersebut bakal lelet.
Itu baru dari sisi teknis, sekarang coba kita lihat dari sisi harga jual. Menurut Lukman Susetio, Windows Client Product Manager Microsoft Indonesia, harga Windows 7 yang versi low-end hanya lebih tinggi 1-2% ketimbang Vista versi yang sama.
Sementara untuk Windows 7 versi Ultimate alias yang versi high-end justru lebih murah US$ 70-80 dolar jika dibandingkan Vista Ultimate. Nah, jika Anda diminta memilih, tawaran mana yang menurut Anda lebih menarik? Sebagian besar pasti memilih Windows 7!
Nah, atas beberapa alasan itulah sulit rasanya mengharapkan Vista akan mempertahankan pasarnya, jika tak mau dibilang bakal semakin tenggelam. Sebab, Microsoft pun tak terlihat tanda-tandanya untuk menggelar misi penyelamatan untuk Vista. Meskipun perusahaan memiliki kebijakan bahwa setiap 'masa hidup' (life cycle) produk Microsoft batasnya adalah tiga tahun.
Lukman Susetio, Windows Client Product Manager Microsoft Indonesia pun sudah mengindikasikan bahwa masa hidup Vista memang tak lama lagi.
"Vista juga bakal distop, tapi saat ini support-nya masih ada dan media kit masih disediakan," ujarnya kepada detikINET.
Microsoft Indonesia bahkan telah mengintruksikan para partner mereka untuk melakukan roll out stock alias menukarkan produk Vista mereka ke Windows 7 sejak Desember 2009 lalu.
"Namun kalau ada user yang membeli komputer baru dengan Windows 7 lalu ingin downgrade ke Vista, tetap kami sediakan," tandas Lukman.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Facebook Tak Berdaya Lawan Faceporn
-
Kamis, 24/05/2012 21:06 WIB
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

