detikinet

Video Tawuran YouTube Giring Provokator Masuk Bui

Fino Yurio Kristo - detikinet
Rabu, 30/12/2009 07:40 WIB

Screenshot YouTube

Suffolk - Video yang terpampang di YouTube ternyata bisa menjadi alat investigasi yang manjur bagi polisi untuk menggiring tujuh orangyang dicurigai sebagai provokator, masuk ke balik jeruji penjara.

Debbie George, juru bicara pemerintah kota Suffolk menjelaskan, aparat semula kesulitan mencari petunjuk berbelit-belit dari para saksi. Namun berkat sebuah video yang diposting di YouTube, para tersangka perkelahian berhasil teridentifikasi.

Video itu merekam tawuran besar-besaran antar pemuda di jalanan wilayah Suffolk, Amerika Serikat.

"Saat tiba di TKP, perkelahian sudah berakhir dan sejumlah saksi menolak memberi informasi," jelas George. Namun polisi tak putus asa melakukan penyidikan karena perkelahian massal tersebut dikhawatirkan bakal merembet ke sekolah para pelaku.

Polisi pun mendapat angin segar ketika video tawuran yang tak disebut judulnya itu, tak berapa lama kemudian diposting oleh seseorang di YouTube. Mereka lantas menganalisa video itu beberapa kali hingga akhirnya berhasil mengenali sejumlah orang yang dicurigai memicu tawuran.

Hasilnya, tujuh orang pemuda ditangkap berkat petunjuk yang didapat dari dalam video itu. Seperti detikINET kutip dari DailyNews, Rabu (30/12/2009), mereka ternyata masih berusia di bawah 20 tahun, dan lima di antaranya berstatus pelajar.


( fyk / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%