http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Paperless Generation

Kurangi Kerusakan Lingkungan dengan Mading Online

Andrian Fauzi - detikinet
Jumat, 25/12/2009 10:46 WIB
http://us.images.detik.com/content/2009/12/25/404/kompuser285.jpg Ilustrasi (Ist.)
Bandung - Guna mengajak anak muda lebih peduli dengan lingkungan, Climate Change Center (C3) menggelar lomba mading online. Kegiatan ini diikuti oleh 16 SMA dan SMK di seluruh Jawa Barat.

Acara yang bertajuk 'Paperless Generation (PAGE)#2' ini merupakan bagian dari rangkaian West Java Youth Climate Friends yang diangkat oleh C3 dalam bentuk kegiatan kampanye penggunaan media online sebagai media informasi dan komunikasi yang ramah lingkungan.

Kegiatan yang didukung penuh oleh Telkom Speedy ini akan berlangsung selama satu bulan. Masing-masing sekolah diwakili oleh tim yang terdiri minimal 2 orang untuk membuat dan mengelola mading online. Sebagai awal dari rangkaian kegiatan tersebut, workshop mading online se-Jabar pun digelar di Foodpoint Istana BEC, Jalan Purnawarman 13-15.

"Kenapa mading karena kita ingin mensinergikan tema dengan aktifitas para siswa. Karena sekarang lingkungan hidup sudah menjadi muatan lokal di masing-masing sekolah. Dan ini sudah dicanangkan oleh gubernur Jabar," papar Tri Yunia Metia, Manager Program 'Paperless Generation #2' saat berbincang dengan detikINET di sela-sela acara, Kamis (24/12/2009) sore.

Tri, demikian wanita berkerudung ini akrab dipanggil, menambahkan bahwa isu lingkungan hidup diangkat oleh mereka karena keprihatinan atas semakin degradasinya kualitas lingkungan hidup, dan perkembangan teknologi diyakini memiliki andil dalam kondisi ini.

"Kita pergunakan perkembangan teknologi untuk menciptakan lingkungan yang lebih memperhatikan lingkungan hidup. Kita ingin mereka memberikan kontribusi pada perbaikan kualitas lingkungan hidup. Ya dengan teknologi kita coba kurangi dampaknya," ungkap wanita lulusan ITB ini.

Hingga akhir kompetisi, para peserta tersebut akan mendapatkan pendampingan dari Bandung Blog Village (BBV) yang ikut mendukung acara tersebut. Para fasilitator tersebut akan memdampingi peserta baik secara offline ataupun online.

Pasara peserta kegiatan ini antara lain SMAN 2 Bandung, SMAN Cibeber, SMAN 9 Bandung, SMKN 3 Cimahi, SMAN 16 Bandung, SMAN 3 Sukabumi, SMKN 1 Losarang, SMAN 1 Garut, SMKN 3 Baleendah, SMAN 13 Bandung, SMAN 1 Banjar, SMA Kemah Indonesia, SMAN 1 Bekasi, SMK Merdeka, SMKN 12 Bandung, dan SMAN Cimahi.

(afz/ash)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
52%
Kontra
48%


Must Read close