Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kirim SMS Kala Nyetir 6 Kali Lebih Bahaya Dari Menelepon
Rabu, 23/12/2009 13:31 WIB

Jakarta - Keselamatan dijalan raya, tidak hanya melulu urusan keterampilan pengemudi. Aktivitas yang dilakukan sambil mengemudi, seperti menelepon atau ber-SMS ria misalnya, banyak menjadi penyebab fatal timbulnya kecelakaan.
Bahkan, seperti yang dirilis Reuters, Rabu (23/12/2009), meski dua-duanya berbahaya, mengetik sms bahayanya kira-kira 6 kali dibanding ketika kita menelepon.
Para peneliti melakukan studi dengan menggunakan kendaraan simulator dan skenario lalu lintas identik, hingga menemukan bahwa risiko ber-SMS sambil menyetir secara signifikan lebih tinggi daripada berbicara di telepon.
"Ketika orang menelpon sambil mengemudi, resiko kecelakaannya bisa empat kali lebih besar," ujar peneliti dari University of Utah, Frank Drews.
Sementara hasil penelitian yang lain, mengetik SMS ketika mengemudi, adalah salah satu faktor utama penyebab kecelakaan yang lebih berbahaya, dibandingkan dengan berbicara di telepon.
Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Human Factors ini mengevaluasi kinerja 20 pengemudi yang menggunakan telepon selulernya untuk berbicara dan ber-SMS, sambil mengemudi.
Pengemudi berusia 19-23 tahun, diinstruksikan untuk merencanakan jalan-jalan malam di mana mereka harus mengatur sejumlah kegiatan.
"Tugas mereka hanya mengemudi pada sebuah simulator pada awalnya. Kemudian, pada langkah berikutnya, mereka akan ber-SMS dengan teman-teman mereka di ruangan yang berbeda sambil mengemudi," tambahnya.
Selama penelitian tersebut, terjadi 7 tabrakan, masing-masing disebabkan oleh pengemudi yang berbeda. 6 dari 7 kecelakaan tersebut (86 persen) terjadi ketika pengemudinya sedang ber-sms saat mengemudikan simulator tersebut.
Penelitian ini menemukan, ketika mengetik SMS sambil mengemudi, membuat respon si pengemudi menjadi lambat untuk bereaksi terhadap rambu-rambu, seperti lampu rem, dari kendaraan lain di depannya.
"Waktu respons mereka dengan cahaya pengereman ini tertunda sekitar 20 persen, penundaan yang signifikan dalam waktu reaksi," kata Drews.
( bgj / eno )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Bahkan, seperti yang dirilis Reuters, Rabu (23/12/2009), meski dua-duanya berbahaya, mengetik sms bahayanya kira-kira 6 kali dibanding ketika kita menelepon.
Para peneliti melakukan studi dengan menggunakan kendaraan simulator dan skenario lalu lintas identik, hingga menemukan bahwa risiko ber-SMS sambil menyetir secara signifikan lebih tinggi daripada berbicara di telepon.
"Ketika orang menelpon sambil mengemudi, resiko kecelakaannya bisa empat kali lebih besar," ujar peneliti dari University of Utah, Frank Drews.
Sementara hasil penelitian yang lain, mengetik SMS ketika mengemudi, adalah salah satu faktor utama penyebab kecelakaan yang lebih berbahaya, dibandingkan dengan berbicara di telepon.
Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Human Factors ini mengevaluasi kinerja 20 pengemudi yang menggunakan telepon selulernya untuk berbicara dan ber-SMS, sambil mengemudi.
Pengemudi berusia 19-23 tahun, diinstruksikan untuk merencanakan jalan-jalan malam di mana mereka harus mengatur sejumlah kegiatan.
"Tugas mereka hanya mengemudi pada sebuah simulator pada awalnya. Kemudian, pada langkah berikutnya, mereka akan ber-SMS dengan teman-teman mereka di ruangan yang berbeda sambil mengemudi," tambahnya.
Selama penelitian tersebut, terjadi 7 tabrakan, masing-masing disebabkan oleh pengemudi yang berbeda. 6 dari 7 kecelakaan tersebut (86 persen) terjadi ketika pengemudinya sedang ber-sms saat mengemudikan simulator tersebut.
Penelitian ini menemukan, ketika mengetik SMS sambil mengemudi, membuat respon si pengemudi menjadi lambat untuk bereaksi terhadap rambu-rambu, seperti lampu rem, dari kendaraan lain di depannya.
"Waktu respons mereka dengan cahaya pengereman ini tertunda sekitar 20 persen, penundaan yang signifikan dalam waktu reaksi," kata Drews.
( bgj / eno )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Facebook Tak Berdaya Lawan Faceporn
-
Kamis, 24/05/2012 21:06 WIB
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)


