detikinet

iPhone, 'Senjata' Pendukung di Medan Perang

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Rabu, 23/12/2009 09:15 WIB

Apple iPhone (rou/inet)

Jakarta - Apple iPhone bukan hanya berguna untuk komunikasi dan hiburan. Di medan perang, iPhone pun bisa dimanfaatkan sebagai salah satu 'senjata' pendukung.

Tentunya bukan dengan menggunakan iPhone sebagai senjata langsung, misalnya untuk membunuh musuh. Namun sebuah aplikasi yang dikembangkan kontraktor militer Raytheon memungkinkan iPhone sebagai pendukung tugas-tugas tentara di lapangan.

Dinamakan One Force Toker, aplikasi yang diumumkan pada minggu ketiga Desember 2009 ini menyediakan sejumlah layanan penting yang bisa dimanfaatkan tak hanya oleh tentara namun juga oleh polisi, petugas pemadam kebakaran dan petugas medis.

Berbekal software yang dirancang khusus, serta GPS dan jaringan ponsel, One Force Toker bisa melacak posisi atau keberadaan musuh maupun teman dalam peta yang disediakan dan selalu di-update. Ia juga menyediakan komunikasi yang aman, ala bertukar pesan di Facebook, sehingga memungkinkan tiap unit militer saling berkomunikasi.

Dilansir detikINET dari Geek, Rabu (23/12/2009), Raytheon membuat aplikasi militer ini dengan alasan bahwa biayanya lebih murah. "Karena membuat software untuk iPhone itu lebih murah dan sederhana dibandingkan pilihan yang lain yang spesifik untuk kepentingan militer"," ujar Jay Smart dari Raytheon.


( sha / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%