detikinet

Software Palsu Juga Wara-wiri di Indonesia

Ardhi Suryadhi - detikinet
Selasa, 22/12/2009 17:40 WIB

Ilustrasi (ist)

Jakarta - Pasar software komputer di Indonesia tak hanya diramaikan oleh peredaran software bajakan. Software palsu pun ramai wara-wiri di Tanah Air.

Dijelaskan Widyaretna Buenastuti, Ketua Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP), untuk software bajakan, pelaku mengkopi sama persis isi dan merek dengan produk yang asli. Tapi kalau dipalsukan, menggunakan merek yang berbeda tapi isinya sama.

"Misalnya ada satu kasus produk Microsoft dipalsukan tanpa huruf 't'," tukasnya dalam acara komunitas Peduli Asli di Hotel Le Meridien, Selasa (22/12/2009).

Software yang paling banyak dipalsukan, lanjut Widyaretna, adalah produk keluaran Microsoft. Seperti Microsoft Office dan sistem operasi Windows.

"Memang softwarenya (Microsoft-red) paling laku di sini," tukasnya.

Menurut hasil studi Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan dengan LPEM FEUI, pemalsuan software pada 2002-2005 diprediksi menimbulkan kerugian Rp 3,6 triliun.

( ash / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%