detikinet

Kabel Dipotong Maling, Sambungan Telepon di Gatsu Terganggu

Ardhi Suryadhi - detikinet
Rabu, 16/12/2009 10:51 WIB

Telepon Tetap (inet)

Jakarta - Sentra Telepon Otomat (STO) milik PT Telkom yang berlokasi di Gatot Soebroto menjadi korban pencurian kabel. Meski dapat digagalkan, para pelaku sudah memotong kabel yang diincar. Alhasil, sambungan telekomunikasi pelanggan Telkom yang di-cover dari STO tersebut mengalami gangguan.

Retno Dyah, Manager Communication Telkom Divisi Regional II mengatakan, kejadian usaha pemotongan kabel itu terjadi Selasa (15/12/2009) malam. Namun karena dilengkapi alarm, para petugas mengendus keberadaan para pelaku.

"Pelakunya langsung kita tangkap. Lagi juga STO tersebut letaknya sekitar 50 meter dari kantor Telkom," ujar wanita yang biasa disapa Ninong ini kepada detikINET, Rabu (16/12/2009).

Pun demikian, kedatangan petugas untuk melakukan penggerebekan terbilang telat. Sebab, sudah ada kabel yang dipotong untuk selanjutnya berniat untuk dibawa kabur oleh pelaku yang berjumlah tiga orang itu.

"STO itu kan adanya di daerah protokol, jadi gangguan yang terjadi mencakup daerah protokol Gatsu (Gatot Soebroto) dan sebagian di Sudirman. Yang terkena dampaknya antara lain Polda, Bursa Efek, Niaga Tower, dan kantor pajak," jelas Ninong.

"Tapi pasukan 24 jam kita langsung turun untuk mengalihkan catuan atau back-up," pungkasnya.
( ash / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%