detikinet

Penetrasi PC Minim, Warnet Terus Menggeliat

Fajar Widiantoro - detikinet
Senin, 14/12/2009 15:10 WIB

warnet (ist)

Jakarta - Pesatnya pertumbuhan teknologi informasi menyebabkan meningkatnya jumlah permintaan akses internet. Namun, kebutuhan akan akses internet tersebut belum seimbang dengan jumlah kepemilikan PC di setiap rumah. Alhasil peluang usaha warung internet (warnet) masih terbuka luas.

Diungkapkan oleh Irwin Day, Ketua AWARI (Asosiasi Warung Internet ) dalam konferensi pers bertajuk Kerjasama AWARI dalam Menciptakan Warnet Sehat dan Aman di Indonesia, di Hongkong Cafe, Senin (14/12/2009), saat ini jumlah penetrasi PC di Indonesia masih kurang dari 5 persen.

Menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet di Indonesia, jumlah pengakses internet di Indonesia mencapai angka 25 juta atau 10,4 %. Jumlah pengakses internet kebanyakan bukan dari PC melainkan dari tempat umum, seperti warnet. Hal inilah yang memungkinkan warnet di Indonesia untuk terus tumbuh.

Jika dilihat dari bentuknya terjadi perbedaan trend antara kota besar dan warnet konvesional. "Warnet di kota besar kini sudah lebih spesifik, misal warnet yang mengarah pada bisnis center, atau cafe," ujarnya.

Karena itu Irwin berpendapat bahwa masih ada peluang untuk membuka usaha warnet. "Peluang inilah yang harus didukung dengan pondasi yang baik. Karena peluang bisnis warnet memberikan efek yang luas bagi masyarakat," pungkasnya.
( fw / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%