detikinet

Software Terfavorit Cracker Tahun 2009

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Jumat, 11/12/2009 15:55 WIB

Adobe Reader (Ist)

Jakarta - Sofware paling rentan terhadap aksi pembobolan di tahun 2009 telah terkuak. Software ini menggantikan kedudukan Microsoft yang pada awal dekade ini diketahui menjadi target favorit para pelaku kriminal cyber. Software apa?

Jawabannya adalah Adobe. Ya, produk-produk yang dihasilkan oleh vendor asal Amerika ini ternyata diketahui memiliki banyak kelemahan dan rentan terhadap aksi hacking.

45 bugs misalnya, telah ditemukan di software Adobe Reader oleh para peneliti kemanan cyber maupun dari hacker-hacker, yang akhirnya ditambal. Data ini mengacu pada hasil pelacakan yang dilakukan oleh iDefense, di mana tahun lalu mereka menemukan 14 bugs di software yang sama.

"Adobe Reader kini adalah fokus utama serangan, sekitar 10 kali lebih rentan dibanding Microsoft Office," ujar Wolfgang Kandek, ahli teknologi dari Qualys.

Kenaikan jumlah bugs pada software Adobe memang telah mengalahkan posisi Microsoft sebagai target utama pelaku kejahatan cyber. Angka bugs pada program-program yang dibidani oleh Microsoft seperti Internet Explorer, Windows Media Player dan Microsoft Office sendiri cenderung datar dan bahkan turun, demikian seperti dikutip detikINET dari Forbes, Jumat (11/12/2009).

( sha / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%