detikinet

Presiden Perancis Jegal Ambisi Google

Fino Yurio Kristo - detikinet
Rabu, 09/12/2009 10:41 WIB

Nicolas Sarkozy (reuters)

Paris - Ambisi Google memindai buku-buku dalam proyek perpustakaan digital raksasa, kembali mendapat serangan terbuka. Orang paling berkuasa di Perancis yakni Presiden Nicolas Sarkozy, berikrar tak akan membiarkan kekayaan sastra negerinya diambil begitu saja.

"Kami tak akan membiarkan kebudayaan kami dilucuti untuk keuntungan sebuah perusahaan besar, tak peduli perusahaan ini begitu bersahabat, begitu besar ataupun begitu Amerika," tutur Sarkozy.

Rupanya, dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Rabu (9/12/2009), Perancis sudah punya proyek perpustakaan digital sendiri untuk karya sastra negeri itu. Sarkozy menegaskan, berbagai buku yang dihasilkan dari generasi ke generasi dalam bahasa Perancis tak akan diserahkan pada pihak lain.

Proyek perpustakaan digital Google memang di satu sisi dipuji karena memungkinkan akses luas pada buku-buku. Namun di sisi lain, proyek ambisius tersebut juga dikritik terkait masalah hak cipta para penulis.

Di pihak lain, Perdana Menteri Perancis Francois Fillon sejak bulan lalu juga sudah minta kalangan penerbit buku mencegah kerusakan yang mungkin terjadi akibat download ilegal. Pemerintahan Perancis mengusulkan pula agar Uni Eropa menyetujui proyek digitalisasi buku raksasa.

Memang antara Perancis dan Google kadang kurang akur. Bahkan di tahun 2005, pemimpn Perancis dan Jerman berencana membuat mesin cari internet bernama Quaero yang ditujukan untuk menumbangkan Google. Sayangnya, proyek ini sementara gagal karena kurang sokongan dana.
( fyk / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%