detikinet

Tiger Woods Selingkuh, Bos Yahoo Senang

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Rabu, 09/12/2009 11:07 WIB

Tiger Woods (Ist)

New York - Kecelakaan dan perselingkuhan yang dialami Tiger Woods menjadi topik panas yang banyak dicari, termasuk oleh para pengguna internet. Konten-konten online banyak diburu untuk mendapatkan berita terkini mengenai pegolf nomor 1 dunia ini. Banyaknya peselancar dunia maya yang berburu berita tentang Tiger, membuat CEO Yahoo, Carol Bartz senang dan menyampaikan ucapan 'terima kasih' kepada Woods.

Rupanya kasus Tiger Woods itu mendorong traffic pengguna di situs Yahoo secara gila-gilaan. Dilansir detikINET dari AFP, Rabu (9/12/2009), mereka, para user membanjiri kanal-kanal mulai dari Front Page, News, Sport dan Gossip.

Bahkan disampaikan oleh Bartz, traffic ini sampai melampaui kejadian kematian legenda pop Michael Jackson. Simak apa yang dikatakan Bartz tentang hal ini. "Tuhan memberkati Tiger," ujarnya di tengah gelaran tahunan Global Media and Communications Conference di New York. Di sana, Bartz berdiskusi mengenai traffic pengguna dan iklan di situs Yahoo.

Tiger Woods sendiri sontak menjadi pemberitaan besar-besaran di media semenjak kecelakaan mobil yang ia alami pada 27 November lalu. Perselingkuhannya dengan sejumlah wanita juga turut memberikan bumbu yang tak kalah sedapnya. Tak ayal, semua ini memicu orang untuk terus mengupdate informasi mengenai dirinya.
( sha / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%