http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Google Chrome Dilindungi Antivirus Avast

Fajar Widiantoro - detikinet
Senin, 07/12/2009 09:23 WIB
http://us.images.detik.com/content/2009/12/07/317/avast_chrome.jpg Tampilan Avast-Chrome
Jakarta - Pengguna browser Google Chrome akan dilindungi antivirus Avast. Sementara bagi pengguna Avast yang tak memiliki Chrome, nantinya akan ditawari untuk menginstal browser internet itu secara otomatis.

Fitur ini merupakan buah kolaborasi Google dan Avast, perusahaan antivirus asal Republik Ceko. Seperti detikINET kutip dari Cnet, Senin (7/12/2009), kerja sama semacam ini baru kali pertama dilakukan Avast selama 21 tahun keberadaannya.

Itu sebabnya, kombinasi bisnis ini mungkin sedikit lebih menguntungkan bagi Avast ketimbang Google. Namun perlu diingat, antivirus Avast sebenarnya telah memiliki pengguna dua kali lipat lebih banyak dari Chrome.

Vice President Google, Sundar Pichai, mengatakan bahwa Chrome memiliki lebih dari 40 juta pengguna pada Oktober 2009 dan meningkat 0,35 % di bulan berikutnya. Sementara Avast sendiri telah memiliki jumlah pengguna 100 juta di seluruh dunia.

"Respon pengguna Google Chrome kini telah meningkat, dan kita akan terus melanjutkan cara eksplorasi agar Chrome lebih banyak digunakan orang," pungkas Pichai.



(fw/rou)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
50%
Kontra
50%


Must Read close