Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Review Produk
Acer Ferari One, Kuda Jingkrak Mini Bersuara Ciamik
Rabu, 02/12/2009 16:17 WIB

Acer Ferari One (wid/inet)
Jakarta - Nguuiiingg...bunyi nyaring suara opening Windows 7 mirip seperti suara mobil Ferari yang tengah melaju kencang bagai angin, sebagai tanda start-up produk terbaru Acer ini. Acer di akhir tahun ini kembali meluncurkan seri Ferari terbarunya bernama Ferari One.
One? Ya ini adalah seri netbook Acer -- bukan notebook -- seperti seri-seri Ferari terdahulu dari Acer.
Seperti nama merk mobil merah berlogo kuda jingkrak yang melekat di body depan netbook tersebut, Ferari One didesain dalam segi kecepatan serta kerampingan. Oleh karena itu Acer membenamkan prosesor AMD Athlon X2 Dual Core L310 (1.20 Ghz) dalam tubuh Ferari one. Tak cukup itu saja Acer pun turut menambahkan OS terbaru Microsoft, Windows 7 Home Premium 64-bit. Namun sayang, mengapa memori RAM nya hanya 2 GB saja? Sedikit nanggung memang.
Merah, Kecil, Ringkas
Merah, kecil, ringkas adalah kata yang tepat untuk menggambarkan kesan pertama netbook ini saat pertama kali dilihat. Dengan kombinasi warna merah di sisi luar dan hitam di dalam, Acer seolah-olah ingin menggambarkan kegagahan sang tim legendaris F1, Scuderia Ferrari. Namun kemegahan serta kegagahan tersebut ternyata diwujudkan Acer dengan balutan body Aspire One yang didominasi bahan plastik. Ya.. plastik.
Itulah sebabnya mengapa netbook ini rasanya ringan sekali waktu pertama kali dijinjing. Rasa ringan notebook berbobot sekitar 1,5 kg tersebut nampaknya tak terlalu mengecewakan. Pasalnya saat Ferari One merah ini dibuka, desain keyboardnya terasa lega saat digunakan, terutama bagi jari-jari besar. Tak hanya itu, Acer pun telah menambahkan touchpad multi-gesture, lengkap dengan tombol klik berwarna perak, bertuliskan 'Ferari one'. Sangat berkelas.
Dilihat dari desainnya, netbook kelas premium ini nampak anggun dengan sirkulasi udara yang terasa hangat mengalir di bagian body kiri. Ferari One adalah netbook yang tidak memiliki banyak tombol fungsi short-cut di beberapa bagian. Hanya ada tombol power serta switch WiFi/Bluetooth. Hal inilah yang menjadikan Si kuda jingkrak merah ini terasa kecil, ringkas dan enak dijinjing.
Ada ATI XGP port, Namun Tanpa HDMI
Di sisi kanan body notebook ini terdapat 2 port USB, 5 in 1 memory-card reader, LAN port serta mic/headphone jack audio out. Sementara di bagian kirinya masih ada lagi 1 USB port, serta VGA port.
Nah yang unik, Ferari one ini memiliki port ATI XGP yang jarang sekali ditemui. Port ini memungkinkan notebook kuda jingkrak merah ini untuk terhubung dengan grafis eksternal, ataupun terkoneksi dengan 4 jenis monitor berbeda, menjalankan game dengan monitor terpisah, sertar menghubungkan notebook dengan layar HD.
Dengan berkembangnya teknologi display, Acer malah tidak menyertakan port HDMI pada Ferari One ini. Padahal port tersebut kini sudah banyak digunakan, apalagi dengan menyandang nama Ferari untuk kelas netbook premium.
Performa OK, Namun KO Ditantang Video HD
Tak seperti netbook lainnya yang biasanya menggunakan prosesor Intel Atom, Si Kuda Jingkrak kecil ini bisa 'berlari' lebih kencang dengan bantuan prosesor AMD Athlon X2 Dual Core-nya. Untuk menunjang kebutuhan standar pengguna netbook, kemampuan Ferari One bisa dikatakan di atas rata-rata. Pasalnya saat dijajal detikINET untuk browsing, sambil mendengarkan mp3, ataupun melakukan color correction dengan software macam Adobe Photoshop netbook ini bekerja dengan sangat baik.
Dengan kualitas audio virtual surround sound Dolby Home theatre, Ferari one sangat mantap saat dipergunakan untuk memutar musik berformat mp3. Dentuman bass, serta lengkingan treble pun terasa jauh sangat lebih baik dari netbook merek lain. Apalagi jika pengguna memiliki headphone berkualitas. Hasilnya pasti maknyus.
Tak puas dengan hal itu, detikINET pun menantang sang kuda jingkrak mungil ini untuk menjalankan video berformat HD. Benar saja ketika awal film HD berjudul Transformer 2 berformat .mkv, serta berukuran 10 GB ini diputar, detikINET terkejut dengan kualitas suara yang didengar melalui headphone Altec Lansing. Rasanya seolah-olah kita menyaksikan film bioskop, namun dengan layar berukuran mini.
Keterkejutan pun berubah menjadi kekecewaan. Pasalnya saat video HD terebut diputar, gambarnya patah-patah dan saat dipercepat, suaranya malah tertinggal jauh di belakang. Saat detikINET melihat task manager pada Windows 7, ternyata kinerja prosesornya konstan di angka 97-100%. Pantas saja netbook ini KO. Hal ini cukup jelas membuktikan bahwa si kuda jingrak ini tak mampu diajak 'berlari' untuk menikmati hiburan video HD. Sayang, padahal suaranya bagus.
Kesimpulan:
Secara umum Ferari One adalah netbook kelas premium, yang memiliki kemampuan di atas rata-rata netbook biasa. Suara dan performa bagus, serta body-nya kecil dan ringkas. Untuk itu pantaslah jika calon pembeli harus merogoh kocek sebesar Rp. 7,5 juta untuk membawa pulang si kuda jingkrak mini tersebut.
Kelebihan:
+ Suara mantap
+ Keyboard terasa lega
+ Kecil ringkas
Kekurangan:
- RAM 2GB, Padahal OS 64-bit
- Performa mengecewakan untuk menyaksikan video HD
( fw / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
One? Ya ini adalah seri netbook Acer -- bukan notebook -- seperti seri-seri Ferari terdahulu dari Acer.
Seperti nama merk mobil merah berlogo kuda jingkrak yang melekat di body depan netbook tersebut, Ferari One didesain dalam segi kecepatan serta kerampingan. Oleh karena itu Acer membenamkan prosesor AMD Athlon X2 Dual Core L310 (1.20 Ghz) dalam tubuh Ferari one. Tak cukup itu saja Acer pun turut menambahkan OS terbaru Microsoft, Windows 7 Home Premium 64-bit. Namun sayang, mengapa memori RAM nya hanya 2 GB saja? Sedikit nanggung memang.
Merah, Kecil, Ringkas
Merah, kecil, ringkas adalah kata yang tepat untuk menggambarkan kesan pertama netbook ini saat pertama kali dilihat. Dengan kombinasi warna merah di sisi luar dan hitam di dalam, Acer seolah-olah ingin menggambarkan kegagahan sang tim legendaris F1, Scuderia Ferrari. Namun kemegahan serta kegagahan tersebut ternyata diwujudkan Acer dengan balutan body Aspire One yang didominasi bahan plastik. Ya.. plastik.
Itulah sebabnya mengapa netbook ini rasanya ringan sekali waktu pertama kali dijinjing. Rasa ringan notebook berbobot sekitar 1,5 kg tersebut nampaknya tak terlalu mengecewakan. Pasalnya saat Ferari One merah ini dibuka, desain keyboardnya terasa lega saat digunakan, terutama bagi jari-jari besar. Tak hanya itu, Acer pun telah menambahkan touchpad multi-gesture, lengkap dengan tombol klik berwarna perak, bertuliskan 'Ferari one'. Sangat berkelas.
Dilihat dari desainnya, netbook kelas premium ini nampak anggun dengan sirkulasi udara yang terasa hangat mengalir di bagian body kiri. Ferari One adalah netbook yang tidak memiliki banyak tombol fungsi short-cut di beberapa bagian. Hanya ada tombol power serta switch WiFi/Bluetooth. Hal inilah yang menjadikan Si kuda jingkrak merah ini terasa kecil, ringkas dan enak dijinjing.
Ada ATI XGP port, Namun Tanpa HDMI
Di sisi kanan body notebook ini terdapat 2 port USB, 5 in 1 memory-card reader, LAN port serta mic/headphone jack audio out. Sementara di bagian kirinya masih ada lagi 1 USB port, serta VGA port.
Nah yang unik, Ferari one ini memiliki port ATI XGP yang jarang sekali ditemui. Port ini memungkinkan notebook kuda jingkrak merah ini untuk terhubung dengan grafis eksternal, ataupun terkoneksi dengan 4 jenis monitor berbeda, menjalankan game dengan monitor terpisah, sertar menghubungkan notebook dengan layar HD.
Dengan berkembangnya teknologi display, Acer malah tidak menyertakan port HDMI pada Ferari One ini. Padahal port tersebut kini sudah banyak digunakan, apalagi dengan menyandang nama Ferari untuk kelas netbook premium.
Performa OK, Namun KO Ditantang Video HD
Tak seperti netbook lainnya yang biasanya menggunakan prosesor Intel Atom, Si Kuda Jingkrak kecil ini bisa 'berlari' lebih kencang dengan bantuan prosesor AMD Athlon X2 Dual Core-nya. Untuk menunjang kebutuhan standar pengguna netbook, kemampuan Ferari One bisa dikatakan di atas rata-rata. Pasalnya saat dijajal detikINET untuk browsing, sambil mendengarkan mp3, ataupun melakukan color correction dengan software macam Adobe Photoshop netbook ini bekerja dengan sangat baik.
Dengan kualitas audio virtual surround sound Dolby Home theatre, Ferari one sangat mantap saat dipergunakan untuk memutar musik berformat mp3. Dentuman bass, serta lengkingan treble pun terasa jauh sangat lebih baik dari netbook merek lain. Apalagi jika pengguna memiliki headphone berkualitas. Hasilnya pasti maknyus.
Tak puas dengan hal itu, detikINET pun menantang sang kuda jingkrak mungil ini untuk menjalankan video berformat HD. Benar saja ketika awal film HD berjudul Transformer 2 berformat .mkv, serta berukuran 10 GB ini diputar, detikINET terkejut dengan kualitas suara yang didengar melalui headphone Altec Lansing. Rasanya seolah-olah kita menyaksikan film bioskop, namun dengan layar berukuran mini.
Keterkejutan pun berubah menjadi kekecewaan. Pasalnya saat video HD terebut diputar, gambarnya patah-patah dan saat dipercepat, suaranya malah tertinggal jauh di belakang. Saat detikINET melihat task manager pada Windows 7, ternyata kinerja prosesornya konstan di angka 97-100%. Pantas saja netbook ini KO. Hal ini cukup jelas membuktikan bahwa si kuda jingrak ini tak mampu diajak 'berlari' untuk menikmati hiburan video HD. Sayang, padahal suaranya bagus.
Kesimpulan:
Secara umum Ferari One adalah netbook kelas premium, yang memiliki kemampuan di atas rata-rata netbook biasa. Suara dan performa bagus, serta body-nya kecil dan ringkas. Untuk itu pantaslah jika calon pembeli harus merogoh kocek sebesar Rp. 7,5 juta untuk membawa pulang si kuda jingkrak mini tersebut.
Kelebihan:
+ Suara mantap
+ Keyboard terasa lega
+ Kecil ringkas
Kekurangan:
- RAM 2GB, Padahal OS 64-bit
- Performa mengecewakan untuk menyaksikan video HD
( fw / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 09/05/2012 13:18 WIB
Hands On
Pandangan Pertama Pada PS Vita yang Memikat
-
Senin, 07/05/2012 12:48 WIB
Review Produk
Kupas Tuntas Kehandalan HTC One X
-
Jumat, 27/04/2012 12:56 WIB
Menjajal Netbook 'Dua Detik' Asus
-
Selasa, 24/04/2012 12:13 WIB
Review Produk
Sekilas Pandang Intel Ivy Bridge Core i7-3770K
-
Kamis, 19/04/2012 08:26 WIB
Hands On
Kencan Singkat dengan Galaxy Tab 2 7.0 Inch
-
Selasa, 17/04/2012 16:45 WIB
Review Produk
WD My Passport 2 TB, Si Mungil Berdaya Tampung Besar
-
Senin, 16/04/2012 13:19 WIB
Review Produk
Sony S: Tablet Nyentrik nan Futuristik
-
Jumat, 13/04/2012 16:18 WIB
Review Produk
Xperia S, 'Debut' Menjanjikan Sony di Jagat Android
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
66 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

