Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
25 Juta Ponsel China Diblokir
Rabu, 02/12/2009 13:00 WIB

Pemakai Ponsel di India (afp)
New Delhi - Otoritas India akhirnya memblokir sambungan telekomunikasi dari 25 juta ponsel buatan China, setelah cukup lama tertunda. Penyebabnya, jutaan ponsel tersebut tak memiliki nomor IMEI (International Mobile Equipment Identification) sehingga sukar dimonitor.
Nomor IMEI membantu identifikasi panggilan yang dilakukan, serta menunjukkan informasi pabrikan serta tipe handset. Pemblokiran dilakukan karena ponsel tanpa IMEI ditakutkan mengancam keamanan nasional India, yang cukup kenyang dengan berbagai ancaman teroris maupun kaum separatis.
"Seluruh penyedia layanan mobile diinstruksikan memblokir layanan pada 25 juta ponsel terkait alasan sekuriti," demikian tukas seorang pejabat di Kementerian Telekomunikasi India.
Konsumen yang ponselnya diblokir punya waktu dua minggu untuk beralih ke handset resmi. Mereka juga diberi alternatif membeli IMEI seharga sekitar Rp 40.000. Pada akhir tahun 2008, kebijakan pemblokiran serupa juga nyaris dilakukan, namun akhirnya tertunda karena masalah izin dengan kementerian telekomunikasi.
Otoritas India sebelumnya sudah memblokir akses sim card pra bayar di sekitar wilayah Kashmir. Lagi-lagi, kebijakan ini dipicu kekhawatiran layanan itu bakal dimanfaatkan kaum separatis untuk melancarkan aksinya.
Dari pihak grup operator, Cellular Operators Association of India menyatakan tidak keberatan dengan perintah pemblokiran ini. Mereka menyatakan keamanan nasional lebih penting dari kerugian yang mungkin terjadi.
Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Rabu (2/12/2009), pasar selular India saat ini adalah yang terbesar kedua di dunia setelah China, dengan lebih dari 500 juta user. Sayangnya, 30 persen ponsel yang terjual di sana tak jelas mereknya.
( fyk / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Nomor IMEI membantu identifikasi panggilan yang dilakukan, serta menunjukkan informasi pabrikan serta tipe handset. Pemblokiran dilakukan karena ponsel tanpa IMEI ditakutkan mengancam keamanan nasional India, yang cukup kenyang dengan berbagai ancaman teroris maupun kaum separatis.
"Seluruh penyedia layanan mobile diinstruksikan memblokir layanan pada 25 juta ponsel terkait alasan sekuriti," demikian tukas seorang pejabat di Kementerian Telekomunikasi India.
Konsumen yang ponselnya diblokir punya waktu dua minggu untuk beralih ke handset resmi. Mereka juga diberi alternatif membeli IMEI seharga sekitar Rp 40.000. Pada akhir tahun 2008, kebijakan pemblokiran serupa juga nyaris dilakukan, namun akhirnya tertunda karena masalah izin dengan kementerian telekomunikasi.
Otoritas India sebelumnya sudah memblokir akses sim card pra bayar di sekitar wilayah Kashmir. Lagi-lagi, kebijakan ini dipicu kekhawatiran layanan itu bakal dimanfaatkan kaum separatis untuk melancarkan aksinya.
Dari pihak grup operator, Cellular Operators Association of India menyatakan tidak keberatan dengan perintah pemblokiran ini. Mereka menyatakan keamanan nasional lebih penting dari kerugian yang mungkin terjadi.
Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Rabu (2/12/2009), pasar selular India saat ini adalah yang terbesar kedua di dunia setelah China, dengan lebih dari 500 juta user. Sayangnya, 30 persen ponsel yang terjual di sana tak jelas mereknya.
( fyk / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Facebook Tak Berdaya Lawan Faceporn
-
Kamis, 24/05/2012 21:06 WIB
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
66 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

