detikinet

Opera Ingin Standardisasi Pembuatan Situs

Trisno Heriyanto - detikinet
Kamis, 26/11/2009 15:53 WIB

Opera (ist)

Jakarta - Banyak di kalangan pengguna internet pernah mengalami kesulitan untuk membuka situs tertentu. Untuk itulah, Opera ingin menstandardisasi pembuatan situs agar dapat diakses dengan semua browser dan semua perangkat.

"Kebanyakan pengguna komputer pasti pernah mengalami kendala tertentu untuk membuka suatu web, apa lagi untuk device tertentu. Untuk itulah kami ingin mengarahkan para web developer untuk membuat suatu standar pembuatan web agar dapat diakses melalui semua browser dan device," ujar Zi Bin, Web Evangelist, Opera, kepada detikINET di Plasa Senayan, Kamis, (26/11/2009)

Untuk mewujudkan hal tersebut, Opera mengumandangkan misinya ke berbagai penjuru Universitas di Indonesia, seraya mereka memperkenalkan Opera Desktop yang mereka miliki.

Dari hasil seminar yang mereka jalankan pun, Opera menemukan bahwa banyak pengembang web yang terpaku hanya pasa suatu browser tertentu.

"Beberapa pengembang web hanya terpaku untuk membuat situs berdasarkan browser tertentu, padahal sebuah situs seharusnya dapat dibuka di semua browser ataupun device," tambah Zi Bin.

Dengan adanya standardisasi web, Opera berharap bahwa semua situs dapat dibuka melalui berbagai browser maupun perangkat lain seperti ponsel, konsol game ataupun iptv.
( eno / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%