Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Catatan Bahasa dan TI
Sudahkah Anda Menyureli Rekan Anda?
Kamis, 26/11/2009 13:36 WIB

ilustrasi (ist.)
Jakarta - Dalam istilah TI bahasa Inggris, email, singkatan dari electronic mail, bisa berfungsi sebagai kata benda (nomina) maupun kata kerja (verba). Sebagai nomina, email bisa merujuk pada tiga makna, yaitu 1) sistem untuk mengirimkan pesan digital atau elektronik, 2) pesan digital yang dikirimkan melalui sistem email, atau 3) alamat email (dalam ragam percakapan). Sebagai verba, to email, bermakna mengirimkan pesan melalui email.
Awalnya, karena berasal dari penyingkatan istilah electronic mail, kata ini ditulis dengan tanda hubung, e-mail. Dalam perkembangannya, Internet Engineering Task Force (IETF), organisasi yang bertugas mengembangkan standar Internet, kemudian secara resmi menetapkan bentuk email dalam pedoman gaya penulisannya. Meskipun demikian, bentuk e-mail masih digunakan secara luas oleh banyak lembaga teknis dan jurnalistik terkemuka.
Kamus Besar Bahasa Indonesia IV terbitan Pusat Bahasa mencantumkan frasa nomina pos elektronik dan surat elektronik. Pos (dari bahasa Belanda atau Inggris: post) dan surat (dari bahasa Arab: suraah) memang adalah sinonim yang digunakan untuk merujuk barang yang dikirim melalui sistem pos. Bahasa Inggris pun mengenal sinonim post dan mail.
Dalam praktik sehari-hari, dikenal juga berbagai bentuk akronim untuk istilah ini, antara lain pos-el, sur-el, dan rat-ron, baik dengan atau tanpa tanda hubung.
Saya menyarankan untuk membakukan istilah surat elektronik dan bentuk akronimnya, surel (tanpa tanda hubung). Mengapa?
Meskipun pos dan surat adalah sinonim, dalam penggunaan sehari-hari, kata surat lebih lazim digunakan untuk menyebut benda yang dikirim melalui sistem pos. Surat juga lebih fleksibel untuk dibuat kata turunannya dibandingkan dengan pos. Di KBBI III, kita menjumpai bentuk bersurat, menyurat, surat-menyurat, menyurati, menyuratkan, tersurat, suratan, dan persuratan. Sebaliknya, pos hanya memiliki bentuk mengeposkan dan pengeposan.
Akronim dalam bahasa Indonesia biasanya tidak menggunakan tanda hubung dan disusun dengan menggabungkan unsur-unsur awal dari kata-kata pembentuknya, meskipun ada juga akronim yang mengambil dari unsur tengah atau akhir kata-kata pembentuknya. Dari pilihan akronim yang ada untuk surat elektronik, surel terasa lebih dekat dengan surat dibandingkan ratron dan bisa menyiratkan pertalian hubungannya.
Jika kita perhatikan, beberapa akronim dalam bahasa Indonesia yang telah dikenal luas dapat dapat diperlakukan sebagai kata yang bisa diturunkan.Contohnya antara lain tilang (bukti pelanggaran) yang diturunkan menjadi menilang dan tertilang, rudal (peluru kendali) yang diturunkan menjadi merudal, serta sidak(inspeksi mendadak) yang diturunkan menjadi menyidak dan disidak. Kata turunan yang mungkin untuk surel adalah menyureli (berkirim surel kepada) dan mungkin surel-menyurel (berkirim-kiriman surel).
Jadi, sudahkah Anda menyureli rekan Anda?
* Penulis, Ivan Lanin, adalah wikipediawan, bahterawan, dan Direktur Eksekutif Wikimedia Indonesia.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Awalnya, karena berasal dari penyingkatan istilah electronic mail, kata ini ditulis dengan tanda hubung, e-mail. Dalam perkembangannya, Internet Engineering Task Force (IETF), organisasi yang bertugas mengembangkan standar Internet, kemudian secara resmi menetapkan bentuk email dalam pedoman gaya penulisannya. Meskipun demikian, bentuk e-mail masih digunakan secara luas oleh banyak lembaga teknis dan jurnalistik terkemuka.
Kamus Besar Bahasa Indonesia IV terbitan Pusat Bahasa mencantumkan frasa nomina pos elektronik dan surat elektronik. Pos (dari bahasa Belanda atau Inggris: post) dan surat (dari bahasa Arab: suraah) memang adalah sinonim yang digunakan untuk merujuk barang yang dikirim melalui sistem pos. Bahasa Inggris pun mengenal sinonim post dan mail.
Dalam praktik sehari-hari, dikenal juga berbagai bentuk akronim untuk istilah ini, antara lain pos-el, sur-el, dan rat-ron, baik dengan atau tanpa tanda hubung.
Saya menyarankan untuk membakukan istilah surat elektronik dan bentuk akronimnya, surel (tanpa tanda hubung). Mengapa?
Meskipun pos dan surat adalah sinonim, dalam penggunaan sehari-hari, kata surat lebih lazim digunakan untuk menyebut benda yang dikirim melalui sistem pos. Surat juga lebih fleksibel untuk dibuat kata turunannya dibandingkan dengan pos. Di KBBI III, kita menjumpai bentuk bersurat, menyurat, surat-menyurat, menyurati, menyuratkan, tersurat, suratan, dan persuratan. Sebaliknya, pos hanya memiliki bentuk mengeposkan dan pengeposan.
Akronim dalam bahasa Indonesia biasanya tidak menggunakan tanda hubung dan disusun dengan menggabungkan unsur-unsur awal dari kata-kata pembentuknya, meskipun ada juga akronim yang mengambil dari unsur tengah atau akhir kata-kata pembentuknya. Dari pilihan akronim yang ada untuk surat elektronik, surel terasa lebih dekat dengan surat dibandingkan ratron dan bisa menyiratkan pertalian hubungannya.
Jika kita perhatikan, beberapa akronim dalam bahasa Indonesia yang telah dikenal luas dapat dapat diperlakukan sebagai kata yang bisa diturunkan.Contohnya antara lain tilang (bukti pelanggaran) yang diturunkan menjadi menilang dan tertilang, rudal (peluru kendali) yang diturunkan menjadi merudal, serta sidak(inspeksi mendadak) yang diturunkan menjadi menyidak dan disidak. Kata turunan yang mungkin untuk surel adalah menyureli (berkirim surel kepada) dan mungkin surel-menyurel (berkirim-kiriman surel).
Jadi, sudahkah Anda menyureli rekan Anda?
Catatan: Anda punya pertanyaan seputar penggunaan istilah TI dalam Bahasa Indonesia? Ajukan lewat fitur komentar pada tulisan ini.
* Penulis, Ivan Lanin, adalah wikipediawan, bahterawan, dan Direktur Eksekutif Wikimedia Indonesia.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Facebook Tak Berdaya Lawan Faceporn
-
Kamis, 24/05/2012 21:06 WIB
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
66 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

