Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Indonesia Ikut Uji Coba LTE di 2010
Senin, 23/11/2009 17:25 WIB

ilustrasi (inet)
Jakarta - Indonesia akan ikut menguji coba plus minus jaringan seluler generasi keempat (4G) melalui teknologi Long Term Evolution (LTE) pada paruh 2010 mendatang.
Hal itu diutarakan Alcatel-Lucent (ALU), Senin (23/11/2009), selaku vendor jaringan yang akan menyediakan perangkat uji coba teknologi LTE tersebut.
Terpilihnya ALU dalam uji coba ini merupakan keputusan SingTel.
Seperti kita ketahui, SingTel memiliki 35% saham di Telkomsel. Sebagai bagian dari grupnya, Telkomsel yang belum lama ini menggelar 3G HSPA+, juga akan diajak SingTel untuk uji coba LTE secara bersamaan.
Uji coba yang akan digelar pada semester pertama 2010 mendatang ini akan dilakukan di Singapura, Australia, Indonesia dan Filipina. Hasil uji coba regional tersebut, kemudian akan direkomendasikan kepada sejumlah operator yang sahamnya dikuasai SingTel.
Selain Telkomsel di Indonesia, SingTel juga memiliki banyak saham di sejumlah perusahaan seperti Optus di Australia, AIS di Thailand, Globe di Filipina,
Bharti Airtel di India, PBTL di Bangladesh, dan Warid di Pakistan.
Jika ditotal, basis pelanggan seluler yang dimiliki SingTel di seluruh operator tersebut mencapai 273 juta, dengan kontribusi terbesar datang dari Telkomsel yang memiliki 80 juta lebih pelanggan di Indonesia.
LTE yang akan diuji coba tahun depan ini merupakan lanjutan dari teknologi pita lebar seluler yang diklaim dapat mengirimkan data dengan potensi kecepatan 100 Mbps untuk downstream dan 10 Mbps untuk upstream dengan latensi yang lebih rendah.
Dalam uji coba ini, ALU akan mengurus solusi end-to-end, jaringan akses radio (eUTRAN), Evolved Packet Core (EPC), elemen-elemen jaringan service routing IP, serta sistem operasi, administrasi dan pemeliharaan (OAM).
Selain itu, ALU juga akan akan memberikan professional services termasuk manajemen proyek, perencanaan, installation & commissioning, integrasi dan
pelaksanaan rencana uji.
"Solusi kami membuktikan kesiapan untuk memenuhi tantangan masa depan akan kebutuhan jaringan yang mengkonsumsi konten lebih kompleks dalam kecepatan yang
lebih cepat," tandas Sean Dolan, head of Activities ALU Asia Pasifik.
( rou / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hal itu diutarakan Alcatel-Lucent (ALU), Senin (23/11/2009), selaku vendor jaringan yang akan menyediakan perangkat uji coba teknologi LTE tersebut.
Terpilihnya ALU dalam uji coba ini merupakan keputusan SingTel.
Seperti kita ketahui, SingTel memiliki 35% saham di Telkomsel. Sebagai bagian dari grupnya, Telkomsel yang belum lama ini menggelar 3G HSPA+, juga akan diajak SingTel untuk uji coba LTE secara bersamaan.
Uji coba yang akan digelar pada semester pertama 2010 mendatang ini akan dilakukan di Singapura, Australia, Indonesia dan Filipina. Hasil uji coba regional tersebut, kemudian akan direkomendasikan kepada sejumlah operator yang sahamnya dikuasai SingTel.
Selain Telkomsel di Indonesia, SingTel juga memiliki banyak saham di sejumlah perusahaan seperti Optus di Australia, AIS di Thailand, Globe di Filipina,
Bharti Airtel di India, PBTL di Bangladesh, dan Warid di Pakistan.
Jika ditotal, basis pelanggan seluler yang dimiliki SingTel di seluruh operator tersebut mencapai 273 juta, dengan kontribusi terbesar datang dari Telkomsel yang memiliki 80 juta lebih pelanggan di Indonesia.
LTE yang akan diuji coba tahun depan ini merupakan lanjutan dari teknologi pita lebar seluler yang diklaim dapat mengirimkan data dengan potensi kecepatan 100 Mbps untuk downstream dan 10 Mbps untuk upstream dengan latensi yang lebih rendah.
Dalam uji coba ini, ALU akan mengurus solusi end-to-end, jaringan akses radio (eUTRAN), Evolved Packet Core (EPC), elemen-elemen jaringan service routing IP, serta sistem operasi, administrasi dan pemeliharaan (OAM).
Selain itu, ALU juga akan akan memberikan professional services termasuk manajemen proyek, perencanaan, installation & commissioning, integrasi dan
pelaksanaan rencana uji.
"Solusi kami membuktikan kesiapan untuk memenuhi tantangan masa depan akan kebutuhan jaringan yang mengkonsumsi konten lebih kompleks dalam kecepatan yang
lebih cepat," tandas Sean Dolan, head of Activities ALU Asia Pasifik.
( rou / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
66 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

