detikinet

Situs Abal-abal IM2 Gentayangan

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Senin, 16/11/2009 14:15 WIB

modem IM2

Jakarta - Sebuah email pemberitahuan dilayangkan pihak Indosat Mega Media 2 (IM2) kepada para pelanggannya. Melalui email tersebut, pelanggan IM2 diimbau untuk waspada, karena ada sebuah situs yang mencatut nama anak perusahaan Indosat itu.

Pemberitahuan itu menyebutkan bahwa situs duplikat Indosat IM2 itu beralamat di http://toruetorue.t35.com/indosatm2/, sementara situs resmi dari Indosat IM2 adalah www.indosatm2.com.

Lebih lanjut, untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, pelanggan dianjurkan untuk tidak membocorkan data username dan password-nya kepada pihak lain.

Selain itu, pelanggan juga diminta untuk melakukan perubahan pada password secara berkala yang dapat dilakukan melalui website www.indosatm2.com, dengan langkah - langkah sebagai berikut:

a. Pada menu IM2 account, klik "Member Zone Login",
b. Masukkan username & password.
c. Masukkan kode verifikasi, klik Login
d. Pilih sub menu "change password",
e. Masukan password yang baru sesuai pilihan user
f. Konfirmasikan kembali password baru pilihan user
g. Setelah selesai melakukan perubahan, klik "change".

Ditegaskan pula dalam email itu bahwa pihak M2 tidak pernah meminta pelanggan untuk menginformasikan username dan password untuk kebutuhan apapun.
( faw / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%